LANGIT7.ID, Jakarta - Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau Aa Gym mengatakan, ada tiga syarat utama mendapatkan kehidupan
sakinah.
Pertama, memiliki niat betul-betul menjadi orang yang ikhlas, dengan menggunakan cara yang benar. Perlu diingat ketika seseorang kurang bahagia, tentunya ia memiliki hati yang kurang ikhlas pada saat melakukan sesuatu, sebab jika ikhlas Allah akan memberikan hati yang tenang.
Aa Gym lantas mengatakan ikhlas ialah suatu perjalanan yang panjang, dan tidak hanya didapatkan dengan sekali mendengar ceramah, melainkan sebuah perjalanan tekad memiliki hati yang ikhlas.
Baca juga: Habib Nabiel: Islam Wasathiyah Harus Mampu Tempatkan yang Fundamental dan Cabang"Saya kalau ingin menjadi orang yang bahagia, maka saya harus jadi orang yang ikhlas. Keikhlasan itu diawali dengan tekad, tdak semua orang ingin menjadi orang ikhlas, ada yang menjalaninya begitu saja tanpa tekad keikhlasan, padahal ikhlas itu syarat pertama untuk hidup bahagia," ujar Aa Gym dalam Kajian Pagi bertajuk Mengapa Hati Kita Sulit Ihklas? Kamis (3/11/2022)
Kedua, wajib memiliki ilmu. Ketika ingin menjadi orang yang bahagia maka wajib memiliki ilmu sebab jika tidak ada ilmu, tidak bisa ikhlas. Adapun ilmu tersebut adalah ilmu Islam, tetapi prioritaskan ilmu mengenal Allah, sebab itu yang membuat menjadi ikhlas.
"Kalau kita tidak memiliki pengetahuan tentang Allah, sulit ikhlas paling jatohnya ditulus. Tulus itu hanya tanpa pamrih. Kalau kita pamrih, tapi pamrihnya dari Allah, bahwa kita melakukan sesuatu perintah Allah," katanya.
Dalam surah Al-Baqarah ayat 195,
وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَاَحْسِنُوْا ۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَArtinya,
"Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuatbaiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."Ketiga, latihan. Mendapatkan kehidupan bahagia tidak cukup hanya dengan mencari ilmu, melainkan juga harus latihan untuk mengamalkannya.
Baca juga: 7 Adab Menuntut Ilmu, Ustaz Abdul Somad: Niat Paling Utama "Latihan ikhlas seperti latihan tidak dinilai orang, misalnya orang tidak tahu amal kita, ya tidak apa-apa," ucapnya.
"Jadi kita latih untuk puas hanya Allah yang tahu, boleh ada yang diketahui orang tetapi lebih banyak yang dirahasiakan. Jadi, kita harus latih meskipun ada orang maupun tidak ada, kita harus tetap melakukan kebaikan tanpa orang lihat," pungkas Aa Gym.
(sof)