LANGIT7.ID - , Jakarta - Siapa yang masih ingin hidup di dunia, maka berarti dia siap untuk diuji. Sebab
kehidupan tak lepas dari
ujian.
Sebagaimana firman Allah Ta'ala dalam surat
Al Anbiya ayat 35:
كُلُّ نَفْسٍ ذَاۤىِٕقَةُ الْمَوْتِۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۗوَاِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ
"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami." (QS. Al-Anbiya: Ayat 35). Baca juga: Tafsir Surat Al-Isra Ayat 88: Al-Qur'an Kitab Paling SempurnaBerdasarkan tafsir singkat Kemenag RI, ayat tersebut menjelaskan karena hidup manusia di dunia tidak kekal, maka ketetapan Allah berlaku bahwa setiap yang bernyawa akan merasakan mati.
Allah kemudian menetapkan garis bahwa hidup adalah ujian. Kami akan menguji kamu dengan dua macam ujian, keburukan dan kebaikan, sebagai cobaan untuk mengukur kualitas iman dan kesabaran manusia.
Dan kamu, seluruh manusia, akan dikembalikan hanya kepada Kami untuk mempertanggungjawabkan hidup di dunia dan mendapatkan hasilnya, keridaan Allah atau murka-Nya.
Dalam tafsir Quraish Shihab dijelaskan bahwa setiap jiwa pasti akan merasakan mati. Kami memperlakukan kalian sebagai orang yang diuji dengan berbagai kenikmatan dan bencana, agar nampak jelas siapa di antara kalian yang bersyukur atas kebaikan dan bersabar atas cobaan, dan siapa yang tidak bersyukur serta kecewa saat tertimpa musibah.
Baca juga: Tafsir Surat An-Nur Ayat 27: Adab Ketika Hendak BertamuKalian semua akan kembali kepada Kami, lalu Kami akan memperhitungkan segala perbuatan kalian.
(est)