alexametrics
Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 07 Februari 2023
home sosok muslim detail berita

Google Doodle Kenang Raja Ali Haji, Ulama Penulis Gurindam Dua Belas

Fifiyanti Abdurahman Sabtu, 05 November 2022 - 09:00 WIB
Google Doodle Kenang Raja Ali Haji, Ulama Penulis Gurindam Dua Belas
Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad, ulama yang bergelar Pahlawan Nasional Indonesia. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID - , Jakarta - Google Doodle hari ini memasang ilustrasi wajah Raja Ali Haji bin Raja Haji Ahmad. Sebab hari ini, 5 November, bertepatan dirinya secara anumerta diberi gelar Pahlawan Nasional Indonesia.

Merujuk dari Google, Raja Ali merupakan seorang sejarawan, cendekiawan, dan penulis terkenal yang memimpin kebangkitan sastra dan budaya Melayu pada abad ke-19.

Baca juga: Kaya Manfaat Alasan Google Doodle Tampilkan Tempe Mendoan

Terlahir sebagai pangeran Bugis-Melayu pada tahun 1809, Raja Ali berasal dari keluarga ulama. Ketika masih muda, keluarganya pindah ke Pulau Penyengat. Disana, ia belajar dengan ulama terkenal dari Kesultanan Riau-Lingga dan diakui sebagai siswa yang berbakat.

Sebagai seorang remaja yang cinta akan petualangan, Raja Ali menemani ayahnya, Raja Ahmad, dalam misi ke Jakarta, serta ziarah ke Mekkah. Keduanya adalah Bangsawan Bugis pertama yang pergi ke Tanah Suci.

Ketika berusia 32 tahun, Raja Ali menjadi bupati bersama Sultan muda dan akhirnya dipromosikan menjadi penasehat agama. Dalam peran ini, ia mulai menulis tentang bahasa, budaya, dan sastra orang Melayu.

Karya-karyanya meliputi kamus Melayu, teks pendidikan tentang tugas raja, silsilah Melayu dan Bugis, antologi puisi dan banyak lagi. Di tahun 1847, Raja Ali menerbitkan puisi yang berjudul "Gurindam Dua Belas". Karyanya ini pun menjadi pencetus aliran sastra Melayu di masanya.

Baca juga: Google Doodle Kenang Rasuna Said, Pahlawan Muslimah Indonesia

Pada 5 November 2004, Raja Ali mendapat penghargaan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia atas kontribusinya pada bahasa, sastra, budaya Melayu, dan sejarah Indonesia.

Karyanya yang paling terkenal adalah Tuhfat al-Nafis, atau Hadiah Berharga, yang dianggap sebagai sumber tak ternilai tentang sejarah Semenanjung Melayu. Sekarang diukir di batu nisannya untuk dibaca orang saat berkunjung.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
right-1 (Desktop - langit7.id)
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 07 Februari 2023
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
12:10
Ashar
15:27
Maghrib
18:20
Isya
19:32
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan