Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home masjid detail berita

Dilema Salat Berjamaah, Pilih Masjid Jemaah Banyak atau Sedikit

mahmuda attar hussein Ahad, 06 November 2022 - 15:35 WIB
Dilema Salat Berjamaah, Pilih Masjid Jemaah Banyak atau Sedikit
Ilustrasi salat berjamaah di masjid. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Sebagian kaum muslimin dilema soal memilih masjid untuk ibadah salat 5 waktu. Kerap kali jumlah jemaah menjadi tolok ukur besar kecilnya pahala yang didapat.

Namun sebetulnya, mana yang lebih baik? Masjid dengan jumlah jemaah banyak atau sedikit yang harus dipilih?

Menanggapi hal itu, Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengungkapkan, dalam fikih aulawiyat dijelaskan bahwa besarnya maslahat (kebaikan) dan fadilah (keutamaan) adalah yang mesti diutamakan.

"Jadi dalam konteks ini yang paling utama dan didahulukan adalah memakmurkan masjid sesuai fungsinya, yaitu sebagai tempat salat. Artinya, Anda harus menghidupkan masjid terdekat lebih dulu," ujar dia dikanal YouTubenya, Ahad (6/11/2022).

Baca Juga: Kisah Kiai NU Mengajar Ngaji di Masjid Muhammadiyah

Terutama bila masjid terdekat sering kali sepi jemaah. Sehingga khawatir ketika ditinggalkan justru akan hilang jemaahnya.

"Sedangkan sifat masjid salah satunya adalah menghimpun salat berjamaah. Maka lebih baik menghidupkan masjid terdekat, sekalipun itu sepi jemaah," katanya.

Ada cara untuk membuat masjid ramai jemaah, salah satunya dengan berkunjung ke tetangga terdekat untuk mengajak salat berjamaah.

"Pun kunjungan itu harus dilakukan dengan baik-baik, memberi buah misalnya. Sambil dakwah dengan kelembutan untuk mengajak salat berjamaah di masjid," tambahnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)