LANGIT.ID, Jakarta - Bos Twitter,
Elon Musk, memecat sebanyak 3.700 karyawan pada akhir pekan lalu. Namun, kini pihak Twitter diketahui meminta mereka kembali ke perusahaan.
Dilansir
Huffpost, Twitter dilaporkan menarik kembali lusinan
karyawan yang telah dipecat melalui email sebelumnya. Hal itu dikarenakan masuknya Musk justru menghadirkan badai dalam tubuh perusahaan.
Seperti diketahui, Jumat lalu Musk memulai
PHK massal pada perusahaan yang berbasis di San Francisco ini. Dia memecat sekitar 3.700 pekerja melalui email.
Para pegawai yang di PHK itu mengungkapkan bahwa akses masuk ke perusahaan ditangguhkan. Namun sehari usai pemecatan, paltform berlogo burung itu tengah berusaha untuk merekrut kembali pegawai mereka.
Baca Juga: Eks Karyawan Twitter Gugat Elon Musk Terkait PHK Massal“Maaf untuk @- semua orang di akhir pekan, tetapi kami ingin bertanya apakah orang-orang yang keluar mau kembali. Aku perlu mengumpulkan nama dan alasannya sebelum pukul 16:00 PST hari Minggu."
"Aku akan meneliti nama-nama tersebut, dan jika ada di antara kalian yang yang mau kembali dan bisa membantu kami, maka silakan datang dan calonkan diri kalian besok, sebelum jam 4," bunyi pesan yang dibaca para karyawan di Twitter Slack.
Dalam pesan itu, mereka diminta untuk kembali oleh perusahaan. Sebab beberapa di antaranya dipecat karena kesalahan pihak perusahaan.
Mereka adalah orang-orang yang memiliki pengalaman yang diperlukan perusahaan. Salah satunya untuk membangun fitur baru yang diinginkan Musk.
Seperti diketahui, Musk dianggap membawa gaya kepemimpinan yang salah di tubuh Twitter. Dia memecat banyak karyawan penting di pekan pertamanya sebagai pemilik perusahaan.
Kini, Twitter menghadapi gugatan atas pemutusan hubungan kerja. Dalam gugatan federal itu, para pekerja mengklaim Twitter melanggar hukum federal dan California, dengan tidak memberikan pemberitahuan yang cukup sebelum melakukan PHK massal.
(bal)