LANGIT7.ID, Jakarta - Elektabilitas
Partai NasDem mengalami penurunan usai mencalonkan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Hal tersebut berdasarkan hasil lembaga survei Indekstat yang menempatkan Partai NasDem hanya memperoleh elektabilitas 2,1 persen.
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando EMaS mengaku sudah memperkirakan bahwa pencalonan
Anies lebih banyak menimbulkan dampak negatif dibanding positifnya untuk NasDem. Menurutnya, Anies lebih baik dicalonkan dari partai politik (parpol) lainnya.
"Akan lebih bisa diterima dan memberikan manfaat ketika Anies Baswedan dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Karena para pendukungnya akan tetap solid dan bahkan akan menerima limpahan dukungan dari para pendukung Anies," kata Fernando dalam keterangan yang diterima
Langit7.id, Selasa (8/11/2022).
Baca Juga: Langkah NasDem Pilih Anies Diyakini jadi Magnet KoalisiFernando mengatakan para pendukung Anies sangat kecil kemungkinan memberikan dukungan kepada Partai Nasdem. Bahkan, Fernando menilai para pendukung Anies lebih baik memilih PKS.
"Sebaiknya Partai Nasdem segera melakukan evaluasi dukungannya terhadap Anies Baswedan sebagai
calon presiden 2024 yang akan datang. Lebih baik bagi Nasdem tidak mencalonkan Anies daripada menjadikan Partai Nasdem hanya kenangan pernah memiliki kursi di DPR RI," ujar Fernando.
Fernando menyarankan NasDem untuk mengevaluasi dukungan terhadap Anies. Dia menilai NasDem masih memiliki kesempatan untuk melakukan konsolidasi internal menjaring capres 2024 berdasarkan aspirasi kader dan aspirasi rakyat Indonesia.
Baca Juga: Elektabilitas Ganjar Masih Unggul Dibanding Anies Baswedan"Sehingga ada kesempatan bagi Partai Nasdem untuk kembali mendapatkan dukungan dari para pendukungnya, yang sempat kecewa atau dari calon presiden pengganti Anies," tambah Fernando.
Sebelumnya, NasDem resmi mendeklarasikan Anies sebagai calon presiden yang akan diusung pada
Pilpres 2024 mendatang. Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, melihat Anies sebagai sosok yang memiliki keyakinan, pikiran-pikiran dalam perspektif, baik secara makro dan mikro sejalan dengan apa yang diyakini partainya.
"Kami ingin menitipkan perjalanan bangsa ke depan, Insya Allah jika perjalanan Rasyid Baswedan ini terpilih menjadi presiden nanti, pimpinlah bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat, bangsa yang mampu membentuk karakter dari bangsa ini sejatinya," ujar Paloh.
Baca Juga:
Pesan JK ke Anies: Pilih Cawapres Jangan Lihat Popularitas
Hindari Politik Transaksional, NasDem Usul Anies Pilih Cawapres Nonparpol(gar)