Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Tak Sekadar Diingat, Sejarah Harus jadi Motivasi Majukan Bangsa

Andi Muhammad Jum'at, 11 November 2022 - 14:15 WIB
Tak Sekadar Diingat, Sejarah Harus jadi Motivasi Majukan Bangsa
Tak Sekadar Diingat, Sejarah Harus jadi Motivasi Majukan Bangsa. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Ummat Islam (PUI), KH Nurhasan Zaidi mengatakan, Hari Pahlawan tak hanya sebagai momen untuk mengingat kembali jasa para pahlawan yang berjuang demi kemerdekaan. Melainkan juga sebagai motivasi kepada generasi bangsa untuk membangun dan memajukan bangsa Indonesia lebih baik.

"Supaya kesinambungan perjuangan bangsa ini, umat ini tidak terputus karena spirit sejarah ini jangan dilupakan. Karena Bung Karno sendiri mengatakan 'Jasmerah' jangan lupakan sejarah," kata Nurhasan saat di wawancara Langit7.id, Jumat (11/10/2022).

Dia menuturkan, bahkan Rasulullah SAW berdakwah mensyiarkan agama Islam berdasarkan Al-Qur'an yang sebagian besarnya berisikan tentang semangat perjuangan para Nabi terdahulu.

"Ketika Allah menyampaikan cerita-certia di dalam Al-Qur'an tentang Nabi Adam, Nabi Ibrahim, Nabi Ismail, itu kan tentang narasi sejarah. Maksudnya agar Nabi Muhammad dan umatnya ke depan mengambil spirit perjuangan tauhid," ujarnya.

Baca Juga: Waketum PBNU: Muhammadiyah Kakak Kandung Kami

Nurhasan menambahkan, setelah diangkat sebagai Nabi, Rasulullah SAW sukses menyelesaikan dakwahnya di Kota Makkah karena kegigihannya dan pantang menyerah. Di sisi lain, peran nasab dan sejarah turut membantu Nabi SAW dalam berdakwah di Kota Makkah.

Hal ini dikarenakan penduduk Kota Makkah memiliki nasab dan sejarah yang sama dengan Rasulullah SAW, yakni memiliki garis keturunan Nabi Ibrahim AS.

"Nabi bisa meraih hati seluruh suku karena kesaman nasab, kesamaan sejarah," jelasnya.

Kiai Nurhasan pun berpesan dari kisah tersebut agar seluruh generasi penerus bangsa tidak melupakan sejarah dan terus mengingat jasa para pahlawan sebagai motivasi untuk Indonesia lebih maju. Terlebih dalam mensyiarkan agama Allah.

"Jangan melupakan kelanjutan dari perjalanan bangsa ini. Apalagi bangsa ini jasa para ulama, para santri, para mujahidin," jelasnya.

Dia turut berpesan agar generasi penurus selalu mengingat sejarah sebagai pembelajaran. Karena dengan memahami sejarah akan muncul rasa motivasi untuk memajukan bangsa yang hebat, sebab setiap sejarah dan masa depan memiliki kesinambungan.

"Berpikir ke depan kalau basic-nya tidak berpikir ke belakang (sejarah) akan nyasar. Karena ke depan ini tidak mungkin nyambung kalau tidak ada proses dari belakang," ujarnya.

Baca Juga: Daniel Mananta Sowan ke UAS, Kunjungi Masjid hingga Makan Durian Bareng

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)