LANGIT7.ID, Jakarta -
Wakil Presiden RI,
KH Ma’ruf Amin, mengatakan, Allah Ta’ala menganugerahi manusia dengan akal dan pikiran untuk menghasilkan peradaban. Potensi manusia tersebut akan menjadi optimal dengan pendidikan.
Undang-undang sistem Pendidikan nasional mengamanatkan, tujuan Pendidikan nasional adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan bangsa Indonesia seutuhnya, yaitu insan yang beriman serta bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa serta berbudi pekerti luhur, mempunya pengetahuan serta keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap serta berdikari, dan rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
Baca Juga: Pemerataan dan Kualitas yang Buruk Masih Jadi Masalah Pendidikan Indonesia
“Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pemerintah tidak cukup bekerja sendiri, tapi membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk penyelenggara dan pemerhati dunia Pendidikan,” kata Kiai Ma’ruf saat beberapa waktu lalu.
Menurut Kiai Ma'ruf, universitas berfungsi untuk membangun keahlian, bakat individu yang sesungguhnya dipersiapkan untuk memajukan perekonomian dan mengurangi kemiskinan negara. Individu-individu yang dihasilkan melalui Pendidikan di universitas semestinya menjadi angkatan kerja yang mumpuni dan lincah dalam menghadapi aneka tantangan di dunia kerja.
“Saat ini, visi kita bukan lagi di tingkat nasional, melainkan kita ingin mewujudkan tenaga kerja yang kompetitif, di tingkat global,” ujar Kiai Ma’ruf.Juga
Baca Juga: Wapres Resmikan Universitas Darunnajah, Begini Sejarah Kampus Milik Ponpes Darunnajah
Selain itu, Kiai Ma'ruf menyebut universitas sebagai tempat untuk mengembangkan pengetahuan dan teknologi. Baru melalui penelitian, universitas juga memiliki akses paling baik terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global yang diambil dan dimanfaatkan untuk kemajuan di dalam negeri.
(jqf)