LANGIT7.ID - , Jakarta - Islam mengajarkan umatnya untuk selalu memiliki adab baik dalam menjalankan aktivitas, termasuk dalam menjalani
kehidupan bertetangga.
Dalam Al-Qur'an
surah An-Nisa ayat 36, Allah SWT berfirman:
۞ وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ
Artinya: Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri."Baca juga: Hadits Nabi: Anjuran Berbagi kepada Tetangga TerdekatMenurut Pengasuh Pondok Pesantren Rumah Tahfiz Tunarungu
Darul A’Shom,
Ustaz Abu Kahfi adab bertetangga dalam Islam sangat luar biasa. Sebab, Islam memposisikan mereka sangat besar dan mulia.
Bahkan para sahabat pernah berkata Islam memposisikan tetangga menjadi seperti bagian dari tubuh diri sendiri.
"Posisi tetangga dalam Islam itu, sahabat pernah berkata sepertinya hakikat kita tidak punya hak yang selalu saja harus dengan tetangga. Saking besarnya Islam memposisikan saudara muslim ini dengan diri kita ini seperti satu," ujar Ustaz Abu Kahfi kepada Langit7, Selasa (15/11/2022).
Dari Abu Dzarr
radhiallahu anhu, beliau berkata, Rasulullah SAW pernah bersabda,
"Jika engkau memasak kuah, maka perbanyaklah airnya dan perhatikanlah tetangga-tetanggamu." (HR. Muslim).
"Meskipun sedikit kita makan kuahnya, inilah
akhlak Nabi menyayangi tetangga bahkan sesama mereka sendiri pun saling menghargai, saling mengikrarkan dan saling memuliakan," katanya.
Baca juga: Jangan Abaikan, Ini Tiga Jenis dan Hak-Hak Tetangga dalam IslamMelihat perlakuan Nabi seperti demikian, Ustaz Abu Kahfi lantas meminta umat muslim untuk mengkikis atau menghilangkan rasa keegoisan yang ada dalam diri.
"Dari kisah Nabi bisa dilihat begitu mulianya mereka memperlakukan tetangga sesama muslim dalam Islam," tandasnya.
(est)