LANGIT7.ID, Jakarta -
KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym mengingatkan agar setiap muslim tidak mudah menghakimi dosa-dosa orang lain. Sebab, Allah senantiasa membuka pintu taubat dan menyukai hamba-hamba yang kembali pada-Nya.
Aa-Gym menjelaskan, perbuatan buruk dosa bukanlah sesuatu yang indah untuk terus dikenang. Lain halnya pula mengingat dosa kemudian harus mengucapkan istighfar dan meyesali perbuatan buruk.
“Ada orang yang menjadi kekasih Allah karena dosa, yaitu orang yang berdosa kemudian bertaubat kepada Allah Ta’ala” kata Aa Gym dilansir laman resmi Daarut Tauhiid, Ahad (4/12/2022).
Baca juga: Ikhlas, Kunci Utama Menjadi Orang Paling BahagiaAa Gym menguraikan, orang yang bertaubat dengan penuh sesal dan berusaha keras habis- habisan memperbaiki diri lebih Allah cintai. Hamba yang seperti itu akan mendapat ampunan Allah dan diangkat derajatnya.
“Itu lebih baik dari pada orang yang tahajud, baca qur’an, dan beramal shaleh lainya, akan tetapi menjadi orang yang sombong, riya, ujub, dan takabbur yang membuat amal tidak diterima,” imbuh Aa.
Da’i kelahiran Bandung, 29 Januari 1962 itu mewanti-wanti agar jangan pernah meremehkan orang yang berdosa. Allah maha membolak-balikkan hati, dan boleh jadi para pendosa yang bertaubat akan melampaui derajat orang-orang yang meremehkannya.
Dia menerangkan, Allah SWT tahu persis siapa orang yang benar-benar menyesal. Allah tidak akan menyia-nyiakan hambanya yang bertaubat.
Kegembiraan Allah SWT terhadap orang yang taubat, diilustrasikan seperti orang yang ke padang pasir dengan kendaraan unta dan pembekalannya. Kemudian setelah itu hilang untanya dan tidak ditemukan lagi.
Baca juga: Ciri Orang Berakhlak Tinggi: Bicara dari Hati dan BermanfaatSaat musafir itu berbaring di bawah sebuah pohon dengan keadaan pasrah dan putus asa, untanya kembali. Unta yang tadinya hilang tiba-tiba kembali dengan pembekalannya, si pemiliknya tersebut terkejut dan bahagia bukan main.
“Kira-kira lebih dari itulah kebahagian Allah ketika menyambut hambanya yang bertobat,” kata
Aa Gym.(sof)