LANGIT7.ID, London -
Masjid di
Inggris ramai didatangi murid-murid dari berbagai sekolah untuk mengetahui lebih banyak tentang Islam dan muslim. Salah satunya kunjungan ke Masjid Madina di Blackburn yang dilakukan para siswa
Darwen Aldridge Enterprise Studio School (DAES).
Kunjungan ke masjid merupakan bagian dari kelas kewarganegaraan dalam kurikulum sekolah-sekolah di Inggris yang disebut
General Certificate of Secondary Education (GCSE).
“Seluruh perjalanan bagi saya adalah cara yang luar biasa untuk berbagi budaya dan pengetahuan tentang agama Islam. Masjid dan Imam sangat ramah, dan sangat menyenangkan melihat siswa kami begitu terlibat dalam proses tersebut,” kata Guru Kewarganegaraan, Ms Arnone, melansir
About Islam, Senin (5/12/2022).
Baca Juga: Masjid Shah Jahan, Masjid Pertama yang Dibangun di Inggris
Para siswa yang terdiri dari kelas 9, 10, dan 11 itu disambut langsung oleh Kepala Madrasah Masjid, Maulana Abbas. Abbas lalu mengajak para siswa itu keliling masjid. Ada juga pembacaan beberapa puisi Islam, sastra, dan Al-Qur’an.
Abbas juga membuka sesi tanya jawab untuk para siswa tersebut. Tanya jawab seputar agama Islam dilakukan agar mereka bisa mengetahui Islam secara original. Para siswa itu juga disuguhi makanan yang telah disediakan seorang guru sains bernama Hussain.
Arnone juga memuji masjid karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengetahui lebih banyak tentang masjid dan umat Islam. Dia menyebut masjid adalah tempat yang sangat ramah. Keramahan itu dia rasakan sejak datang hingga meninggalkan tempat ibadah tersebut.
Baca Juga: Masjid Makki di Inggris Buka Pintu Lindungi Warga dari Panas Ekstrem
Dia juga terpesona dengan keindahan tempat shalat, arsitektur masjid, dan pendidikan yang ada di pusat aktivitas umat Islam tersebut. Itu membuat Arnone memiliki pengalaman mengagumkan dengan
study tour itu.
“Imam (masjid) mengilhami para siswa untuk berpikir tentang budaya dan kepercayaan lain dan berbicara secara terbuka tentang imannya dan perjalanannya menjadi seorang imam. Secara keseluruhan, ini adalah pengalaman yang akan saya rekomendasikan kepada siapapun, apapun kepercayaan mereka,” kata Arnone.
Masjid-masjid di Inggris memang telah mengadakan hari tebruka untuk komunitas lokal selama beberapa decade. Atas inisiatif nasional
, #VisitMosque pertama kali digagas pada Februari 2015 dengan melibatkan 20 masjid.
Baca Juga: Kunjungan Pertama ke Masjid di Inggris, Ratu Elizabeth II Dihadiahi Al-Quran
Acara itu diselenggarakan di bawah naungan
Muslim Council of Britain (MCB). Inisiatif itu lalu berkembang menjadi lebih dari 250 masjid pada 2021. Sekarang, anggota parlemen dan politisi juga ikut ambil bagian, termasuk Perdana Menteri, Pemimpin Oposisi, dan Wali Kota London.
(jqf)