LANGIT7.ID, Jakarta - Pemimpin Myanmar terguling, Aung San Suu Kyi, dilaporkan telah mendapatkan vaksinasi penuh dalam program mengatasi pandemi di negara yang tercabik kudeta tersebut.
Myanmar saat ini bertarung melawan pelonjakan kasus secara nasional dan dikhawatirkan terpuruk seperti kondisi Cina pada awal-awal pandemi merebak.
Berdasar data terkini yang dikutip dari
BBC, hanya 2,8% dari 54 juta populasi yang telah divaksin penuh, tercatat 3,5 dosis diberikan.
Belum jelas kapan pemimpin demokrasi Myanmar tersebut menerima suntikan dan jenis vaksin apa yang diberikan.
Sedikit kabar maupun penampilan publik oleh Suu Kyi, selain kemunculan singkat di pengadilan setelah ia digulingkan dan ditahan oleh junta militer.
Myanmar mencapai rekor tertinggi baru pada Selasa (6/7/2021) dengan kasus baru sejumlah 3.602 orang. Tren serupa dijumpai di kota Ruili, kawasan Cina yang berbatasan dengan Myanmar.
Myanmar berupaya mendapatkan vaksin tambahan setelah sebelumnya menerima 1,5 juta dosis dari India dan 500,000 dari Cina awal tahun ini.
Bersantap langsung di restoran-restoran ibu kota, Nay Pyi Taw dilarang sejak Senin lalu, dan pembatasan-pembatasan sosial lain dijadwalkan berlaku dalam waktu dekat.
Aturan lockdown juga diberlakukan di kota Ruili sejak Senin, kedua kali dalam empat bulan terakhir setelah ditemukan sejumlah kasus serius.
(arp)