LANGIT7.ID, Jakarta - Ada sebuah kisah menarik dibalik berdirinya Masjid Jami Miftahul Khair. Awalnya tempat ibadah yang diresmikan pada tahun 1992 ini memiliki konsep bangunan sederhana.
Kemudian diberlakukan renovasi besar-besaran pada tahun 2015 dengan mengusung konsep modern sesuai perkembangan zaman. Untuk membangun konsep sedemikian rupa tentunya diperlukan biaya yang cukup besar.
![Bermodal Optimisme, Masjid Jami Miftahul Khair Kini Berdiri Megah]()
Uniknya pihak Masjid Jami Miftahul Khair ketika itu hanya memiliki dana sebesar Rp50 juta. Meski demikian, mereka yakin untuk membangun rumah Allah yang indah dan yakin Sang Khalik pasti akan membantu dengan cara yang tak terduga.
Baca Juga: Imam Salat Diserang, Jamaah Tetap Lanjutkan Salat dengan Imam Pengganti"Waktu itu kita cuma punya modal Rp50 juta, patungan dari jamaah. Ada banyak yang bilang tidak cukup segitu tapi saya bilang cukup. Yang penting kita mulai dulu, kalau sudah jalan pasti ada yang menyumbang," kata Ketua DKM Masjid Jami Miftahul Khair, H M Hasan Harun saat di wawancara
Langit7.id, Senin (5/11/2022).
Renovasi pun akhirnya dilakukan secara bertahap. Menariknya, atas izin Allah pihak masjid dibanjiri donasi hingga mencapai Rp2,3 miliar.
Renovasi tersebut mencangkup perluasan ruang salat, penambahan lantai bangunan, dan sejumlah fasilitas modern. Pada setiap sudut dinding ruang salat dihiasi AC serta CCTV sebagai pemantau kemanaan masjid.
![Bermodal Optimisme, Masjid Jami Miftahul Khair Kini Berdiri Megah]()
Uniknya lagi, pintu utama ruang salat dibuat mirip seperti pintu Masjid Nabawi. Bahkan harga pembuatannya ditaksir hingga mencapai Rp35 juta dan dilakukan di Jepara, Jawa Tengah.
"Banyak orang tadinya tidak setuju karena mahal. Berani amat sih pintu semahal itu, saya bilang bukan pintu saya ini pintu masjid rumah Allah pasti Allah kasih jalan" ujarnya.
"Kalau mahal tapi bagus buat saya tidak masalah," sambung dia.
Ketua DKM Masjid Jami Miftahul Khair mengungkapkan bahwa banyak orang darmawan yang kerap menghibahkan sebagian harta mereka untuk keperluan masjid. Dengan begitu kebutuhan renovasi masjid dinilai lebih dari cukup.
![Bermodal Optimisme, Masjid Jami Miftahul Khair Kini Berdiri Megah]()
Proses renovasi rampung pada tahun 2021 lalu. Kini rumah ibadah yang berlokasi di Jalan Karet Belakang, Kuningan, Jakarta Selatan itu berdiri megah dengan tiga lantai. Luas bangunan sekitar 400 meter persegi mampu menampung jamaah setidaknya 800 orang.
Pada bagian lantai satu dan dua difungsikan sebagai ruang salat. Untuk bagian teratas atau lantai tiga dikhususkan sebagai tempat Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA).
Baca Juga: Masjid Baitul Qadim Simbol Pemersatu Umat Beragama di Kupang(zhd)