Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 16 Juli 2026
home global news detail berita
Wacana Pemilu Mundur

Respons Wacana Penundaan Pemilu 2024, PPP: Harus Ditanyakan ke Rakyat

ummu hani Ahad, 11 Desember 2022 - 04:00 WIB
Respons Wacana Penundaan Pemilu 2024, PPP: Harus Ditanyakan ke Rakyat
Ilustrasi pemilihan umum (pemilu) di Indonesia. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani turut merespons pernyataan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo (Bamsoet) terkait penyelenggaraan Pemilu 2024 harus dipikirkan ulang. Pernyataan Bamsoet itu menuai polemik di kalangan publik.

Menurut Arsul, wacana melakukan penundaan Pemilu 2024 harus melibatkan masyarakat dan tak boleh hanya diputuskan oleh elite politik. "PPP berpendapat, soal ini harus ditanyakan kepada rakyat meski mekanismenya bukan dengan referendum," ujar Arsul dalam keterangannya, Sabtu (10/12/2022).

Arsul mengatakan, MPR harus melakukan amandemen UUD 45 untuk merealisasikan wacana penundaan Pemilu 2024. Sebab, tanpa partisipasi publik mumpuni, upaya itu berpotensi memicu perlawanan dari masyarakat.

Baca Juga: Isu Penundaan Pemilu 2024 Mencuat Lagi, Demokrat: Upaya Gerogoti Demokrasi

"Ini memang memerlukan kesepakatan lebih dahulu secara mekanisme. Jika hanya kekuatan politik saja yang memutuskan, PPP khawatir kemungkinan terjadinya penentangan masif, yang mengganggu kondusivitas negara kita," kata Asrul.

Selain itu, Arsul juga tak ingin usulan penundaan pemilu dianggap sebagai pernyataan yang mewakili MPR. Dia menilai tak semua anggota MPR menyetujui usulan tersebut.

"Jadi hal ini jangan dipahami MPR secara keseluruhan sudah sepakat dengan sudut pandang tersebut, dan kerenanya sudah punya agenda amendemen," tuturnya.

Baca Juga: Bamsoet Minta Pemilu 2024 Dikaji Ulang, Ini Respons DPR

Sebelumnya, Bamsoet menyarankan semua pihak bisa memikirkan ulang penyelenggaraan Pemilu 2024 dengan melihat potensi ketidakpastian sosial. Bamsoet merujuk pada hasil survei Poltracking Indonesia pada November 2022 terkait tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin yang mengalami peningkatan.

Dalam survei tersebut, sebanyak 73,2 persen responden survei Poltracking merasa puas terhadap kinerja pemerintah era Jokowi-Ma'ruf Amin. "Apakah ini berkorelasi dengan keinginan publik untuk terus Presiden Jokowi ini memimpin semua?," ucap Bamsoet saat rilis hasil survei Poltracking, Kamis (8/12).

Bamsoet juga meminta agar penyelenggaraan Pemilu 2024 harus dipikirkan ulang. Dia menilai penyelenggaraan pemilu kerap memunculkan kondisi politik nasional yang panas sebelum maupun sesudah pelaksanaannya.

"Tentu kita harus menghitung kembali apakah momentumnya tepat dalam era kita tengah berupaya melakukan recovery bersama terhadap situasi ini. Dan juga antisipasi, adaptasi serta ancaman global seperti ekonomi, bencana alam dan sebagainya," kata Bamsoet.

Baca Juga:

Luhut Klaim Punya Big Data Pemilu 2024 Ditunda, Pengamat: Mustahil

Penundaan Pemilu 2024 Lebih Banyak Mudarat daripada Maslahat

(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 16 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan