LANGIT7.ID, Jakarta - Allah SWT memberikan kemudahan ke sebagian orang dalam
mencari rezeki. Namun beberapa orang lain seolah-olah harus bekerja keras untuk mendapatkannya.
Hal yang perlu dipahami bersama bahwa kemudahan dan kesulitan mencari rezeki adalah sama-sama
ujian dari sang Rabb. Umat Islam harus menyadari kondisi itu.
Dalam Al Quran, Allah Ta'ala berfirman, "Katakanlah, 'Sesungguhnya Tuhanku melapangkan
rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan membatasinya (bagi siapa yang Dia kehendaki), akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS. Saba: 36).
Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam potongan ceramahnya pernah mengatakan, orang yang mendapatkan kemudahan rezeki bukan berarti sedang dimuliakan Allah, begitu juga sebaliknya.
"Saat rezeki lancar, jabatan kita tinggi, badan kita sehat, itu termasuk ujian. Begitu juga ketika usaha kita bangkrut, ataupun dalam kondisi susah yang merupakan ujian dari Allah," kata UAS dikutip Ahad (11/12/2022).
Baca Juga: 4 Tingkatan Rezeki dalam Islam, Harta Paling AkhirMenurut dia, Allah Ta'ala memberikan ujian kepada seorang hamba saat dia dalam keadaan senang agar manusia selalu bersyukur dan ingat kepada-Nya.
Sementara dalam keadaan sulit, lanjut dia, juga merupakan ujian dari Allah agar umat manusia banyak bersabar. Sebab rasa senang dan sulit merupakan bentuk ujian yang diberikan Allah kepada umat manusia.
"Nah, untuk mampu mengatasi kedua ujian itu (bersyukur dan bersabar) bisa dilakukan dengan memperbanyak salat," kata dia.
Dai berusia 45 tahun ini menambahkan, bahwa capaian materi dan rezeki tidak berarti menjadi tolok ukur seseorang rajin salat atau tidak salat.
Artinya, orang yang rajin salat tidak dapat diukur dari kelancaran rezeki yang didapatkannya. Begitu juga orang yang tidak salat bukan berarti gagal dalam mengais rezeki dari Allah SWT.
Minta Ampunan AllahDosa seorang hamba bisa menjadi penyebab sulitnya rezeki. Karena itulah umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar, sehingga doa-doa segera dikabulkan.
Penceramah Ustadz Adi Hidayat mengingatkan agar umat Islam bisa memperbanyak istighfar. Bila perlu rutin beristighfar di dalam wirid.
Baca Juga: Bukan Banyak Rezeki yang Buat Bahagia tapi Keberkahan"Istighfar bisa menghadirkan berkah, menggugurkan dosa, dan mempercepat jawaban doa," kata dia UAH sapaan akrab Adi Hidayat.
Menurutnya, istighfar menjadi jaminan langsung dari Allah kepada hamba-Nya. Salah satunya untuk menjadikan semua yang dititipkan kepada seorang muslim bernilai berkah dan kebaikan.
Selain itu, istighfar juga merupakan cara agar doa cepat dikabulkan. Artinya, semakin terbiasa beristighfar maka semakin cepat pula terkabulnya doa yang dipanjatakan.
"Bahkan kadang-kadang belum minta kepada Allah pun sudah diberikan," katanya.
(bal)