LANGIT7.ID, Jakarta - Tubuh mulai terasa
lelah bukan karena hanya dari rutinitas harian, tapi juga asupan yang dikonsumsi.
Makanan bergizi menjadi solusi dari kondisi tersebut.
Pendakwah sekaligus praktisi kesehatan,
dr Zaidul Akbar mengatakan, tubuh yang lelah akan memberikan tanda-tanda tertentu, seperti
gangguan kesehatan.
Masalah ini terjadi karena masih banyak orang yang tidak memperhatikan faktor
kesehatan makanan yang dikonsumsinya.
"Apalagi orang yang makan satu piring nasi goreng dengan dua gorengan, kerupuk, dan minum es teh manis. Dapat dipastikan setelah mengonsumsi makanan dan minuman tersebut tubuh akan merasa kantuk," kata dia dalam penggalan kajiannya dikutip Selasa (20/12/2022).
Baca Juga: Makanan Terbaik saat Shift Malam, Jangan Banyak KarbohidratTubuh yang lelah dalam mengolah makanan dengan banyak kandungan gula akan meresponnya dengan rasa kantuk. Padahal seharusnya, tubuh yang baru mendapat asupan makanan memiliki energi untuk beraktivitas.
"Logikanya, ketika tubuh kekurangan asupan makanan maka cenderung untuk beristirahat. Namun pada kenyataannya, ketika tubuh baru saja mendapatkan asupan makanan justru mengantuk dan ingin istirahat," ujarnya.
Ketua Umum Perkumpulan Bekam Indonesia ini menambahkan, rasa kantuk itu adalah tanda yang dikeluarkan tubuh bahwa asupan makanan yang diperolehnya terlalu mengandung banyak gula.
Gula inilah, lanjut dia, yang kerap kali menjadi biang kerok dalam masalah kesehatan zaman sekarang. Adapun penyakit yang ditimbulkan akibat terlalu banyak gula seperti diabetes, kencing manis, hingga darah tinggi dan strok.
"Maka untuk pencegahan penyakit sebetulnya adalah dengan mengatur pola makan dan memberi asupan tubuh dengan makanan yang sehat," katanya.
Artinya, makan nasi diperbolehkan asalkan dengan makanan pelengkap yang sehat, seperti sayur dan lauk berprotein. Bila tidak, dikhawatirkan akan mendatangkan gangguan kesehatan tertentu seperti yang disebutkan.
"Jadi tolong rawat tubuh lebih baik. Jangan sampai akhirnya tubuh memberi sinyal peringatan dengan mendatangkan gangguan kesehatan tertentu," tambahnya.
(bal)