LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan AQL Islamic Center, Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) mengajak seluruh elem masyarakat agar menggunakan media sosial (medsos) dengan bijak. Agar tidak terjebak dengan konten-konten negatif.
Menurut dia, medsos dapat menjadi cermin diri sebab kecanggihan artificial intelligence (AI) mampu mengetahui konten yang disukai pengguna. Peran AI berkaitan dengan algoritma medsos yang dapat merekomendasi konten yang biasa dilihat atau disukai.
"Media sosial itu jadi cermin diri, siapa saya, who am I itu kan dilihat dari media kita. Artinya saya ini pelaku maksiat kah atau pelaku taat kah, presentasenya banyakan mana kan bisa dilihat dari sini," kata UBN saat di wawancara
Langit7.id di Masjid Jakarta Islamic Center (JIC) baru-baru ini.
Baca Juga: Ustadz Fahmi Salim: Masjid Sebaiknya Dikelola DKM BerpendidikanOleh karena itu, kata dia, jika pengguna cenderung menyukai konten yang berbau negatif, maka medsos akan penuh dengan rekomendasi konten negatif pula. Hal tersebut tentu akan membawa si pengguna jauh lebih dalam ke lubang maksiat.
UBN mengungkapkan, kecanggihan teknologi di zaman sekarang semestinya dimanfaatkan dengan hal-hal yang positif. Terlebih dijadikan sebagai wadah untuk berdakwah guna menebar kebaikan yang dapat menjadi wasilah menuju surga Allah SWT.
"Ini (medsos) bisa jadi yang mencelakakan kita, bisa jadi jembatan kita ke surga kalau kontennya diisi dengan nilai-nilai yang bermakna," ujarnya
"Jika kita suka melihat konten-konten dakwah, bersihlah nanti konten kita dan yang ditawarkan ke kita yang bersih-bersih," imbuhnya.
Baca Juga: Kala Messi Kenakan Jubah ala Syekh Saat Terima Trofi Piala Dunia(zhd)