LANGIT7.ID, Jakarta -
Media sosial menjadi sarana pamer kebahagiaan bagi banyak orang. Salah satunya menampilkan keceriaan anak dengan mengunggah momen penuh kenangan.
Namun, tidak seharusnya para orangtua mengabadikan momen keceriaan itu dengan sering mengunggah
foto anak mereka di media sosial. Hal itu demi menjaga privasi mereka ketika beranjak dewasa.
Direktur konten di Common Sense Media, Erin Wilkey mengungkapkan, ada beberapa alasan pentingnya orangtua untuk menyimpan foto anak-anak mereka secara offline.
"Dalam unggahan di
media sosial, identitas anak mulai dari nama, lokasi, dan teknologi pengenalan wajah akan tersebar luas. Sehingga lebih baik bagi orang tua untuk melindungi privasi digital anak mereka," katanya seperti dilansir
Huffpost, Senin (26/12/2022).
Kekeliruan lainnya yang sering dilakukan orang tua adalah membuat akun media sosial untuk anaknya. Lantas halaman utama pada media sosial tersebut diisi dengan unggahan foto anak mereka bahkan saat masih dalam kandungan.
Baca Juga: Tuntunan Islam Jadikan Media Sosial Penuh ManfaatHarapannya, orangtua ini ingin media sosial tersebut nantinya digunakan oleh anak saat dewasa. Padahal, langkah ini merupakan suatu kekeliruan.
“Mengunggah foto anak-anak di media sosial juga menciptakan jejak digital yang membentuk identitas mereka di dunia online. Padahal mereka belum tentu memutuskan untuk memasuki dunia tersebut," ungkapnya.
Pola asuh ini memiliki sisi negatif bagi anak. Di mana mereka bisa kesulitan menjaga citra dirinya dengan baik.
“Mengunggah foto anak di media sosial bukan berarti tidak bebas risiko,” kata Direktur Pusat Penelitian Psikologi Media, Pamela Rutledge.
Adapun risiko yang bisa muncul antara lain seperti meningkatkan kemungkinan terjadinya intimidasi, penguntitan maupun predator.
(bal)