LANGIT7.ID, Jakarta - Lembaga survei
Charta Politika Indonesia, menggelar survei terkait calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Dalam
survei tersebut, menunjukkan elektabilitas Ganjar Pranowo masih tertinggi dibandingkan dua kandidat lainnya, yakni Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto.
Survei tersebut dilakukan pada periode 8 Desember hingga 16 Desember 2022 dengan metode wawancara tatap muka (
face to face interview) terhadap 1.220 orang responden dengan
margin of error 2,82 persen. Hasilnya, ektabilitas
Ganjar Pranowo mencapai 31,7 persen, sementara Anies Baswedan 23,9 persen dan Prabowo Subianto 23,0 persen.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan, tiga besar ini paling memenuhi prasyarat apabila menggunakan indikator keinginan dari publik atau masyarakat.
Baca Juga: Akbar Tanjung Sambut Baik Wacana Ridwan Kamil Gabung Golkar"Sudah bisa dipastikan, tiga besar ini memang jauh sekali dengan nama-nama yang lain," ujar Yunarto dalam konferensi pers virtual bertajuk 'Catatan Akhir Tahun Tren Persepsi Publik dan proyeksi Politik Menuju 2024' dikutip
Langit7.id, Selasa (27/12/2022).
Meski demikian, Toto, sapaan akrab Yunarto menjelaskan, peringkat tersebut tidaklah
absolut. Sebab, masih berada dalam selisih
margin of error.
Di peringkat empat, Ridwan Kamil masih stabil dengan angka 5,8 persen, disusul Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,3 persen, Sandiaga Uno 2,0 persen, Puan Maharani 1,5 persen, Khofifah Indar Parawansa 1,2 persen, Erick Thohir 1,1 persen, dan Airlangga Hartarto 0,7 persen. Terdapat 6,8 persen yang termasuk dalam jawaban TT/TJ (Tidak Tahu/Tidak Jawab).
Dalam survei ini, Yunarto mengatakan kondisi
Pemilu 2024 tidak akan berdiri sendiri dan masih berpotensi terpengaruh oleh kondisi pernah terjadi di pemilu sebelumnya.
Baca Juga: PDIP Tepis Isu Istana Memihak Salah Satu Bacapres"Kecenderungannya tidak jauh berbeda dengan situasi 1 atau 2 bulan lalu. Dan yang menarik ini tidak terlalu berbeda dari data Pemilu 2014 dan 2019," ujar Toto.
"Ada kecenderungan, daerah yang Pak Jokowi kuat, sekarang dikuasai Ganjar. Ada kecenderungan, daerah yang dulu dikuasai oleh Pak Prabowo, mulai digerogoti oleh Anies, dan sebagian masih dikuasai Pak Prabowo," ungkap Yunarto.
Sebagai informasi, survei Charta Politika dilakukan menggunakan metode wawancara tatap muka (face to face interview) serta
multistage random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 1220 responden.
Ribuan responden itu tersebar dari 34 Provinsi di Indonesia. Adapun kriteria responden warga berusia 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.
Baca Juga:
LSI Denny JA: 4 King Maker Dilema Soal Capres dan Cawapres
Golkar Incar Ridwan Kamil, PAN: Kita Juga Mau(gar)