Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 15 Januari 2026
home global news detail berita

Pengamat: Benahi Transportasi Umum Lebih Baik dari Insentif Kendaraan Listrik

mahmuda attar hussein Rabu, 28 Desember 2022 - 11:45 WIB
Pengamat: Benahi Transportasi Umum Lebih Baik dari Insentif Kendaraan Listrik
Benahi Transportasi Umum Lebih Baik dari Insentif Kendaraan Listrik. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno menilai, langkah pemerintah memberikan insentif pembelian kendaraan listrik kurang tepat, dan lebih baik benahi transportasi umum.

Pasalnya, layanan transportasi umum kian menurun dan kondisi geografis yang menyulitkan penyaluran BBM. Sehingga pemerintah seharusnya fokus membenahi transportasi umum dan mobilitas di daerah.

"Bahkan, angka inflasi dapat ditekan dengan makin banyak warga menggunakan transportasi umum di perkotaan," kata dia dalam keterangan yang diterima Langit7, Rabu (28/12/2022).

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian akan memberikan insentif bagi pembeli mobil listrik sekitar Rp80 juta dan mobil hibrida Rp40 juta.

Baca Juga: Insentif Kendaraan Listrik, Dosen IPB: Baiknya Fokus Transportasi Publik

Selanjutnya, bagi pembeli motor listrik juga akan mendapat insentif Rp8 juta. Sementara konversi motor konvensional menjadi motor listrik Rp5 juta.

"Kebijakan pemerintah saat ini masih kurang tepat, karena bisa menimbulkan masalah baru seperti kemacetan dan kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata ini berharap agar pemerintah meninjau ulang kebijakannya dengan menyesuaikan terhadap kebutuhan dan visi transportasi Indonesia ke depan.

Apalagi, lanjut dia, angkutan online terutama sepeda motor yang akan menjadi sasaran subsidi sebetulnya tidak lebih membutuhkan subsidi ketimbang angkutan umum perkotaan yang berbasis bus atau rel.

"Terlebih sepeda motor bukan menjadi bagian dari angkutan umum, tapi lebih kepada angkutan lingkungan," katanya.

Kemacetan Meningkat

Djoko menilai, peralihan masyarakat dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik justru tak akan terwujud. Bahkan hanya akan menambah masalah kemacetan di jalan raya.

"Insentif hanya akan menambah jumlah kendaraan di jalan dengan kendaraan listrik. Karena itu, kemacetan diperkirakan semakin parah," ujarnya.

Adapun bila insentif diberikan ke kendaraan umum, maka masalah kemacetan, polusi, dan kecelakaan akan teratasi sekaligus. Sebab, dominasi kendaraan pribadi akan terkurangi.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 15 Januari 2026
Imsak
04:17
Shubuh
04:27
Dhuhur
12:05
Ashar
15:30
Maghrib
18:18
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan