LANGIT7.ID, Jakarta - Paus Benediktus XVI menghembuskan napas terakhirnya di usia 95 tahun, di kediamannya di Vatikan, Sabtu (31/12/2022). Eks pemimpin Gereja Katolik wafat setelah kesehatannya menurun dalam beberapa hari belakangan.
Semasa hidupnya, Paus Benediktus XVI memimpin Gereja Katolik selama kurang dari delapan tahun hingga 2013. Dia merupakan Paus pertama yang mengundurkan diri sejak Gregorius XII pada 1415.
Melansir dari laman resmi Vatikan, Benediktus menghabiskan tahun-tahun terakhirnya di biara Mater Ecclesiae di dalam tembok Vatikan. Penggantinya, Paus Fransiskus bakal memimpin pemakaman Benediktus pada 5 Januari 2023.
Baca Juga: Daftar Rekayasa Lalin Malam Tahun Baru 2023 di Sudirman-Thamrin JakartaKepala Gereja Katolik di Inggris dan Wales, Kardinal Vincent Nichols, mengatakan Paus Benediktus adalah salah satu teolog besar abad ke-20.
Profil Paus Benediktus XVIPaus Benediktus yang bernama asli Joseph Ratzinger lahir di Jerman pada 16 April 1927 berasal dari ayah yang berprofesi sebagai polisi dan keluarganya petani tradisional.
Perjalanan spiritual Paus memimpin lebih dari satu miliar umat Katolik di dunia berawal dari getirnya hidup di bawah rezim Nazi.
Saat itu, Benediktus melihat pastor di parokinya dipukul oleh pasukan tersebut sebelum Misa Kudus dirayakan. Dia menyadari munculnya perselisihan yang sengit terhadap Gereja Katolik di Jerman.
Sejak 1946 hingga 1951, ia belajar filsafat dan teologi di Universitas Munich dan di sekolah tinggi di Freising. Bersama dengan saudaranya Georg, Paus Benediktus ditahbiskan sebagai imam pada 29 Juni 1951 di Katedral di Freising.
Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Jabodetabek Potensi Diguyur HujanPada 1953 Pastor Ratzinger memperoleh gelar doktor dalam teologi dengan tesis berjudul ‘Rakyat dan Rumah Tuhan dalam doktrin Gereja St Agustinus’. Empat tahun kemudian, dia memenuhi syarat sebagai profesor universitas.
Dia kemudian mengajar dogma dan teologi fundamental di sekolah filsafat dan teologi Freising. Mulai 1969, dia resmi menjadi seorang profesor teologi dogmatis dan sejarah dogma di Universitas Regensburg, hingga diangkat jadi Dekan dan Wakil Rektor.
Posisinya kemudian berlanjut menjadi kepala penasihat teologis untuk Uskup Agung Cologne, Kardinal Josef Frings. Posisi itu membuat Paus Benediktus hadir selama empat sesi di Konsili Vatikan II pada tahun 1962-1965.
Paus Benediktus diangkat menjadi Uskup Agung München dan Freising oleh Paus Paulus VI pada 24 Maret 1977. Dia diangkat sebagai Kardinal oleh Paus Paulus VI dalam Konsistori pada 27 Juni 1977.
Paus Yohanes Paulus II mengangkat Paus Benediktus sebagai Prefek Kongregasi Ajaran Iman pada 25 November 1981. Kemudian, Benediktus diangkat menjadi Paus ke-265 pada 19 April 2005. Setelah konklaf (sidang pemilihan Paus yang baru) digelar, dia memilih nama Benediktus XVI.
Baca Juga: Cholil Nafis: Indonesia Bantu Pengungsi Rohingya Atas Dasar Kemanusiaan
(gar)