LANGIT7.ID - , Jakarta -
Pemerintah Kabupaten Boyolali di Provinsi Jawa Tengah, mendanai penataan lahan Rp5 miliar, untuk membangun tempat ibadah Masjid Gedhe.
Rumah ibadah yang berlokasi di Jalan Pandanaran Sunggingan Desa Kiringan ini, digadang-gadang bakal menjadi ikon baru di daerah itu.
Menurut Bupati Boyolali M Said Hidayat, Masjid Gedhe memiliki struktur bangunan yang tetap menjaga karakteristik nilai-nilai budaya Jawa dengan
konsep joglo.
Baca juga: Mengunjungi Museum Rasulullah di Masjid Raya Al JabbarPembangunan Masjid Gedhe dengan luas lahan sekitar 1,1 hektare yang terdiri total bangunan masjid 1.984 meter persegi yang mampu menampung sekitar 2.600 jamaah. Anggaran pembangunan masjid diperkirakan akan menghabiskan lebih dari Rp50 miliar.
"Masjid Gedhe di Boyolali nanti mampu menampung sekitar 2.600 orang dan ditargetkan bisa selesai tahun ini, atau 2023," kata M Said, dikutip Antara, Senin (2/1/2023).
Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali Masruri selaku ketua panitia pembangunan mengatakan, Masjid Gedhe di Sunggingan Boyolali digagas oleh tokoh masyarakat setempat, Seno Kusumoarjo.
Semula kawasan tersebut akan dibangun sebuah mal, namun kemudian sesuai kesepakatan dibangun masjid yang menjadi ikon Boyolali.
"Kami dari APBD Boyolali hanya menyiapkan penataan lahan senilai Rp5 miliar. Pembangunan Masjid Gedhe sudah disiapkan bahan kayu jati semua dan hanya melibatkan 21 orang panitia pembangunan," kata Masruri.
Baca juga: Bangun Masjid di Lokasi Bencana, BMH: Kebutuhan Hakiki untuk Penyintas"Bangunan masjid ini, konstruksinya semua kayu jati, dan di pinggir dindingnya nanti semua gebyok ukir dan sudah disiapkan semuanya," tambah Masruri.
Seno Kusumoarjo tokoh masyarakat Boyolali selaku inisiator pembangunan masjid mengatakan, pembangunan Masjid Gedhe di Sunggingan Boyolali ini, anggaran APBD hanya untuk menyiapkan penataan lahan sekitar Rp5 miliar. Soal pembangunan masjid tidak menggunakan anggaran APBD, tetapi dibangun secara gotong royong oleh masyarakat.
"Saya akan bertanggung jawab dalam pembangunan masjid itu, jika partisipasi masyarakat tidak seperti yang diharapkan. Karena, pembangunan masjid ini, membutuhkan anggaran yang besar," kata Seno.
Masjid Gedhe ini, dibangun dengan struktur tradisional konstruksi kayu jati sebanyak delapan tiang dengan panjang 8 meter dan diameter sekitar 50 hingga 60 centimeter, sehingga anggarannya sangat dinamis.
Baca juga: Masjid Al Azhar Cempaka Putih Rutin Lakukan Program SosialBoyolali memang belum memiliki masjid yang besar dengan kapasitas sekitar 2.600 orang. Masjid ini, akan memiliki bangunan karakteristik Jawa atau budaya khas Jawa. Setelah dibangun Masjid Gedhe ini, Boyolali akan memiliki ikon baru nanti dan menjadi kebanggaan warga di daerah ini.
(est)