LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Raya Al Jabbar di Gedebage, Kota Bandung diresmikan beberapa waktu lalu. Selain sebagai sarana ibadah umat muslim, masjid ini pun sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata dan edukasi yang menarik.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan, di dalam Masjid Al Jabbar terdapat museum sejarah Islam di Indonesia dan Jawa Barat. Selain itu juga ada taman-taman Nabi dan Rasul yang mengeliling bangunan utama.
"Ada taman yang menceritakan 25 Rasul dan Nabi dalam sejarah Islam. Ada tulangnya ikan paus, (kisah) Nabi Yunus. Ada perahu-perahuan Nabi Nuh," kata Ridwan Kamil dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (2/1/2023).
Baca Juga: Bakomubin: Dakwah Nabi Dibangun di Atas Landasan TauhidKang Emil, sapaan akrabnya, berharap, dengan adanya fasilitas tersebut para jamaah yang berkunjung dapat menambah wawasan tentang sejarah Islam. Namun tak menghilangkan fungsi utama sebagai sarana ibadah.
"Kami harapkan orang datang ke sini bermunajat, berselawat, bersalat, pulangnya dapat ilmu tentang sejarah (Islam) kemudian pulang bahagia. Itu kira-kira penjelasan," ucap dia.
Masjid Al Jabbar memiliki interior dan artwork yang memesona dan memberikan pengalaman luar biasa kepada pengunjung. Salah satunya, simbol identitas 27 kabupaten/kota yang melekat di pintu-pintu masjid.
Menurut Kang Emil, simbol tersebut tidak hanya menggambarkan identitas Provinsi Jabar, tetapi juga bertujuan agar seluruh masyarakat Jabar merasa dekat dengan Masjid Al Jabbar meski berlokasi di Kota Bandung.
"Karena ini masjid Jawa Barat, bapak atau ibu bisa lihat di kanan, kiri, depan, ada pintu-pintu. Pintu-pintu itu merepresentasikan satu pintu, satu kota dan kabupaten di Jawa Barat," ucapnya.
"Digabungkan antara ragam hias Islami dengan ragam hias batik dari kota/kabupaten masing-masing," imbuhnya.
Baca Juga: Masjid Stockton Inggris Diizinkan Kumandangkan Adzan(zhd)