LANGIT7.ID, Jakarta - Musyawarah Nasional (Munas) ketiga Badan Koordinasi Mubaligh se-Indonesia (Bakomubin) memutuskan Dr Suhary sebagai Ketua Umum periode 2022-2027. Suhary yang dipilih secara musyarawah itu menggantikan ketua umum sebelumnya, yaitu KH Tatang Natsir Fathudin.
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua umum, Suhary menyampaikan landasan perjuangan sesuai apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam membangun peradaban.
Menurut dia, landasan dakwah yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW di Makkah Al Mukarramah selama 13 tahun meletakan dasar dan fondasi keimanan (tauhidullah) yang kuat tangguh, tegar, tegak, dan tahan uji dalam menghadapi kenyataan hidup.
Baca Juga: Kuatkan Ikhtiar Hadapi Pandemi, Bakomubin Jabar Gelar Munajat Akbar“Kekuatan iman itulah yang membuat umat Islam memiliki akidah yang kuat dalam menghadapi setiap tantangan zaman,” kata Suhary dalam keterangan yang diterima, Senin (19/12/2022).
Ia menambahkan, ketika Nabi hijrah ke Madinah orientasinya adalah pembangunan umat dalam prinsip kemasyarakatan dan kenegaraan selama 10 tahun. Nabi menjadi kepala negara meletakan dasar Ipoleksosbud (ideologi, politik, ekonomi, sosial, dan budaya) dalam masyarakat dan dunia internasional.
“Landasannya adalah konstitusi negara Al Madinatul Munawwarah yakni Shahifah Al Madaniyah (UU Dasar Negara),” kata Suhary.
Kemudian, Islam berkembang ke seluruh pelosok dunia hingga Islam mengalami masa jaya (zaman keemasan selama tujuh abad lamanya (abad 7-14). Kemudian Islam mengalami degradasi selama 400 tahun dari abad 15-19).
“Kini Islam bangkit kembali awal abad 20 hingga ke depan dengan tantangan zaman yang cukup berat. Fitnah besar terhadap dunia Islam yakni serangan terhadap Islam dalam bentuk Islamofobia, radikalisme, dan terorisme,” tuturnya.
Terkait gerakan dakwah Bakomubin, Suhary mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya memiliki prinsip mengembangkan Islam dalam format rahmatan lil alamiin (rahmat bagi segenap alam), menegakan amar ma’ruf nahi munkar dan membangun peradaban umat manusia dalam bingkai
Islamic values dengan landasan Tauhidullah.
Dalam kepemimpinannya, Suhary bertekad akan senantiasa meninggikan Islam di atas segalanya serta mewarisi perjuangan para nabi (
warasatul anbiya) dalam membina umat dan bangsa.
Sebelumnya, Ketua Dewan Syuro Bakomubin KH Anwar Sanusi menegaskan bahwa program utama munas bukan sekadar memilih pimpinan, tetapi apa yang bisa diperbuat untuk kepentingan umat dan bangsa.
“Kita mengadakan Munas, program utamanya bukan memilih pemimpin, tapi menyusun program dengan sebaik-baiknya, kemudian kita pilih pemimpin yang bisa melaksanakan program dengan baik,” jelasnya.
Kiai Anwar berpesan bahwa mubaligh Bakomubin harus menjadi pemersatu umat. “Jadi tolong lanjutkan perjuangan, sehingga saya bisa tidur nyenyak, saya yakin pemimpin berikutnya kualitasnya lebih baik dari kami,” ujarnya.
Penutupan Munas Bakomubin ketiga ini dihadiri sejumlah ulama dan tokoh, salah satunya Menteri Perdangangan Zulkifli Hasan. Ia merupakan Ketua Dewan Pakar Bakomubin.
Baca Juga: Ambisi Messi Raih Gelar Pertama dan Jegal Prancis(zhd)