LANGIT7.ID, Jakarta - Salah satu metode
diet yakni mengawali makan dengan
konsumsi sayuran. Cara ini efektif untuk menghindari perut buncit karena adanya kandungan serat.
Konsultan bedah gastrointestinal, dr Melvin Look mengungkapkan, perut seseorang dapat menampung antara dua hingga empat liter makanan dan minuman sebelum menjadi buncit.
"Peregangan pada perut atau buncit, merupakan sinyal ke otak bahwa Anda sudah kenyang," kata Look seperti dilansir CNA Lifestyle, Rabu (4/1/2022).
Adapun tetap mengonsumsi makanan setelah perut mulai buncit merupakan tanda bahwa orang telah makan lebih banyak dari yang seharusnya.
Baca Juga: 5 Makanan Cocok untuk Diet, Aman Dikonsumsi BerlebihanAhli diet klinis dan olahraga, Jaclyn Reutens mengatakan, perut dan otak membutuhkan waktu sekitar 15 hingga 20 menit untuk memberikan rasa kenyang.
"Inilah alasan mengapa Anda harus menunggu sekitar 15 menit untuk merasakan respon kenyang setelah makan, karena perbedaannya cukup signifikan," kata pendiri Aptima Nutrition & Sports Consultants ini.
Cek Fakta dan Mitos 1. Makan sayur lebih dulu agar tidak terlalu banyak makan nasi Pakar diet utama di Raffles Hospital's, Bibi Chia mengatakan, makan sayur lebih dulu sebelum makan nasi akan membuat seseorang lebih cepat kenyang. Selain itu juga menjaga rasa kenyang lebih lama.
“Saat kenyang inilah menimbulkan kemungkinan untuk mengasup tubuh dengan karbohidrat dari nasi atau mie menjadi lebih rendah," ujarnya.
2. Makan buah saat perut kosong, bukan setelah makanTidak ada anjuran waktu tepat untuk mengonsumsi buah-buahan. Selain itu, belum ada bukti ilmiah terkait anggapan mengonsumsi buah saat perut kosong dapat menyebabkan perut kembung.
Adapun waktu terbaik untuk makan buah hanyalah mitos belaka. Sebab, fakta ilmiah tidak pernah menentukan adanya waktu makan terbaik untuk mengonsumsi buah-buahan.
"Satu-satunya waktu untuk menghindari buah adalah jika Anda didiagnosis dengan sindrom iritasi usus besar (IBS) dan disarankan oleh dokter, kata Chia.
3. Jangan minum air putih sebelum makanAda anggapan yang menyebutkan, minum air putih sebelum makan akan mengencerkan asam lambung dan membuatnya kurang efektif untuk mencerna makanan.
Faktanya, minum air sangat penting untuk membantu proses pencernaan. Sehingga minum air sebelum makan juga bukan ide yang buruk.
"Anda membutuhkan air untuk membantu menghilangkan limbah. Juga sebagai media transportasi untuk penyerapan nutrisi," kara Reutens.
Bahkan, lanjut Reutens, minum air juga akan membuyarkan perasaan lapar. Sehingga dapat menahan hasrat makan lebih banyak yang menyebabkan bertambahnya berat badan.
"Minum air sebelum makan bisa memberi sinyal untuk enzim pencernaan diproduksi. Air liur juga terbuat dari air dan membantu melembabkan makanan dan membuatnya lebih mudah dikunyah dan ditelan," jelasnya.
(bal)