LANGIT7.ID, Jakarta -
Karyawan yang terdampak pemutusan hubungan kerja atau
PHK tak perlu sampai merasa depresi. Justru sebaliknya berpikir lah positif dan berusaha bangkit.
Ada sejumlah tahapan yang memang wajar dilalui, mulai dari sedih sampai akhirnya siap untuk mengambil keputusan melangkah mencari pekerjaan lain atau memulai peluang
berwirausaha.
Pastikan langkah-langkah yang diambil tidak membuat beban pikiran dan malah menghabiskan cadangan
keuangan yang tersisa, sehingga memperburuk keadaan.
Berikut
Langit7 rangkum dari
Huffpost tips menghadapi PHK agar tak menjadi beban stres berkepanjangan:
Baca Juga: 5 Tips Bangkit dari PHK, Tahun Baru Mesti Semangat Baru1. Proses EmosiSahabat Langit7 mungkin merasakan emosi seperti kesedihan dan kemarahan setelah kehilangan pekerjaan. Tak perlu khawatir akan kondisi tersebut, karena itu merupakan hal yang wajar.
Sahabat mesti selalu positif sekalipun harus di PHK. Jadikan keputusan perusahaan itu merupakan langkah terbaik bagi perusahaan maupun karier.
Sadari lah bahwa kehilangan pekerjaan memang menjadi pukulan bagi identitas, keuangan, dan harga diri. Wajar untuk mengalami berbagai kondisi emosi, termasuk keterkejutan, kemarahan, dan ketidakpercayaan.
"Beri diri Anda setidaknya satu minggu untuk memproses apa yang terjadi. Ingatkan diri Anda bahwa itu tidak akan bertahan selamanya dan bahwa Anda lebih dari sekadar pekerjaan Anda," kata mentor karier dan pekerja sosial, Melody Wilding.
2. LiburanTidak masalah juga mengambil waktu sejenak untuk rehat setelah mengalami PHK. Termasuk merencanakan liburan sekadar healing dari rutinitas hari-hari.
Liburan bisa mengembalikan kesegaran dan kesehatan pikiran setelah mengabdi di perusahaan. Dengan harapan pikiran dan semangat Sahabat bisa kembali optimal untuk menentukan langkah selanjutnya.
3. Cari kesibukanCari lah kesibukan di saat memiliki waktu luang usai di PHK. Pastikan rutinitas baru itu memiliki manfaat atau paling tidak bisa menambah pengalaman untuk melanjutkan karir ke depan.
Adapun yang bisa Sahabat Langit7 lakukan di antaranya seperti mengikuti kursus online, mencoba bisnis baru, atau menghubungi sahabat lama dengan tujuan membangun relasi.
4. Cari PekerjaanLangkah selanjutnya yakni memberi tahu orang-orang bahwa kalian sedang terbuka untuk direkrut atau dengan kata lain mencari pekerjaan baru.
Biarkan relasi dan jaringan Sahabat mengetahui bahwa Sahabat memang bisa direkrut oleh mereka.
Bisa jadi, jaringan yang Sahabat miliki memang sedang membutuhkan tenaga dan pengalaman yang Sahabat miliki. Jadi, terbuka setelah di PHK bukanlah hal buruk untuk diketahui banyak orang.
5. Tingkatkan keterampilanJadikan waktu luang Sahabat Langit7 lebih bermanfaat dengan mengasah bakat dan keterampilan yang dimiliki.
Jangan lupa juga meluangkan waktu untuk memperbarui resume, seperti di LinkedIn. Hal ini bukan hanya membuka peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan baru, bahkan bisa jadi Sahabat mendapatkan tawaran pekerjaan yang cocok.
(bal)