LANGIT7.ID, Jakarta - Gubernur Jawa Barat
Ridwan Kamil disebut-sebut telah masuk Partai Golongan Karya (Golkar) lewat sayap Golkar yaitu Kesatuan Organisasi Gotong Royong (Kosgoro) 1957.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Dave Laksono.
"Sudah masuk Golkar lewat Kosgoro, tinggal sekarang masalah penempatan beliau dan nanti akan diumumkan pada waktunya oleh ketua," kata Dave, di Kantor PPK Kosgoro 1957 Jakarta, melansir Antara, Sabtu (14/1/2023).
Baca Juga: Jadi Aktor Lagi, Ridwan Kamil Bakal Main Sinetron Religi Ramadan
Dave menegaskan Ridwan Kamil secara otomatis telah menjadi keluarga besar Partai Golkar, karena telah bergabung dengan Kosgoro 1957 sebagai salah satu penasihat.
"Sekarang di Kosgoro sebagai salah satu penasihat dan nanti di dalam Golkar ada proses di mana Ketua Umum (Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto) akan umumkan sendiri," ujar Ketua DPP Partai Golkar itu pula.
Dia mengatakan terkait kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Golkar dan kemungkinan Ridwan Kamil sebagai calon presiden (capres) yang akan diusung Partai Golkar akan menunggu pengumuman dari Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
"Itu kembali ke Pak Airlangga, biar beliau yang mengumumkan," ujarnya lagi.
Dia pun mengatakan bergabungnya Ridwan Kamil ke Partai Golkar akan menguntungkan secara elektoral bagi partai berlambang pohon beringin tersebut.
Baca Juga: KIB Belum Tentukan Capres-Cawapres, Golkar: Masih Pemantapan Visi-Misi
"Pastinya dong, pastinya beliau salah satu kader terbaik. Kita harapkan beliau bisa terus berikan sumbangsih kepada negara melalui Kosgoro dan Golkar," kata anggota Komisi I DPR itu.
Sebelumnya, Ketua Pengurus Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Jawa Barat Aria Girinaya mengatakan Partai Golkar sedang mempersiapkan posisi yang tepat untuk Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil, yang akan diemban oleh pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut disesuaikan dengan kapabilitasnya.
"Pak Ridwan Kamil ini sudah menyatakan kepada Ketum kami, Pak Airlangga Hartarto, bahwa akan membantu pemenangan Partai Golkar. Kemudian ada proses di partai untuk mempersiapkan posisi yang sesuai 'passion' dan kapasitas Pak RK (Ridwan Kamil)," kata Aria Girinaya, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/1/2023).
(jqf)