Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Orang dengan Autoimun Wajib Bawa Surat Keterangan Layak Vaksinasi

fajar adhitya Selasa, 24 Agustus 2021 - 11:17 WIB
Orang dengan Autoimun Wajib Bawa Surat Keterangan Layak Vaksinasi
Ilustrasi orang dengan autoimun atau ODAI. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof DR dr Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM mengatakan orang dengan autoimun (ODAI) perlu membawa surat keterangan layak vaksinasi dari dokter sebelum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. Surat keterangan ini biasanya diberikan kepada ODAI saat menjalani pemeriksaan intensif oleh dokter yang merawatnya, dengan mencantumkan bahwa penyakit autoimunnya terkontrol.

Dalam surat tersebut juga tertera rekomendasi jenis vaksin yang paling sesuai. Pasalnya, ODAI termasuk individu yang rentan.

Baca Juga: Kemenkes Tegaskan Dosis Vaksin Ke-3 untuk Nakes, Bukan Masyarakat Umum

"Tidak semua vaksin, termasuk Moderna, Pfizer, AstraZeneca, atau Sinovac, cocok bagi ODAI, maka setiap ODAI wajib membawa surat keterangan layak vaksinasi dari dokter yang merawat," kata dokter yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Marisza Cardoba Foundation (MCF), dalam pernyataan pers, Selasa (24/8/2021).

Sementara, dokter spesialis penyakit dalam yang mewakili Bidang Publikasi Ilmiah MCF, Dr dr Stevent Sumantri DAA, SpPD, K-AI mengatakan, reaksi terhadap satu jenis vaksin yang sama bisa sangat berbeda pada tubuh ODAI satu dengan lainnya. "Sangat individual. Ada yang tidak mengalami KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) sama sekali, ada juga yang timbul reaksi berat," kata Stevent.

Baca Juga: Vaksin Pfizer di Jakarta untuk Umum, Begini Persyaratannya

Sementara, data dari jurnal www.nature.com Spanyol menjelaskan, dari 910 ODAI yang menerima vaksin, tidak ditemukan efek samping sedang atau berat pada mereka yang menerima vaksin CoronaVac (Sinovac). Namun, kadar antibodi sedikit lebih rendah dari mereka yang non-autoimun. Sedangkan, pada mereka yang menerima vaksin Moderna, Pfizer, dan AstraZeneca cukup banyak menimbulkan efek samping berat serta terjadi kekambuhan autoimunitas.

Penyakit autoimun merupakan suatu kondisi saat sistem kekebalan menyerang organ-organ tubuh sendiri. "Covid-19 memberikan risiko infeksi dan kematian lebih tinggi pada ODAI. Vaksinasi Covid-19 memberikan dampak rasa aman dan peningkatan kualitas hidup mereka," tuturnya. (Sumber: Antaranews)

Baca Juga:

GPII Jabar: Tindakan Kace Dapat Merusak Toleransi

Peserta Seleksi CASN Wajib Lakukan Tes Covid-19


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)