Saling menghormati, toleransi, dan menghargai perbedaan sebaiknya ditanamkan sejak usia dini. Foto: Langit7.id/iStock
LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Islam Indonesia Jawa Barat (PW GPII Jabar) mengecam tindakan M Kace yang diduga menista agama Islam dan menghina Rasulullah, Muhammad SAW. Ketua Umum PW GPII Jawa Barat, Irwan Sholeh Amir menilai tindakan Kace dapat merusak toleransi beragama di Indonesia.
"Karena itu, PW GPII Jabar berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas. Jangan ada lagi pihak yang berani menghina keyakinan umat beragama, hukum harus ditegakkan dan menjadi efek jera bagi pelakunya," kata Irwan, Selasa (24/8/2021).
Di antara pernyataan Kace yg viral dan memicu emosi umat Islam dengan mengatakan, "Orang yang sombong disertai jin, bahwa tidak ada ayat Al-Quran yang menyebutkan Nabi Muhammad dekat dengan Allah, tapi dekat dan dikerumuni jin, maka apakah orang yang cerdas akan mengikuti jin atau Allah?."
Akun Kece sudah memposting ratusan video, sebagian besar membahas tentang ajaran Kristen. Namun beberapa video mengandung ceramah-ceramah yang menyudutkan dan menghina Islam. Akhirnya, banyak kalangan termasuk MUI dan ormas Islam menyesalkan pernyataan Kace ini, yang mengandung ujaran kebencian dan penistaan agama.
"Kami sarankan sebaiknya pihak kepolisian segera melakukan langkah cepat dan memeriksa Muhammad Kace yang dilaporkan telah menista agama, menghina Rasul juga berpotensi menebar kebencian dan merusak kerukunan umat beragama," tuturnya.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”