LANGIT7.ID - , Jakarta - Pendakwah dan pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau
Aa Gym mengatakan ada tiga penyebab seseorang merasa gelisah berkaitan dengan waktu.
Sebab pertama adalah masa lalu, di mana erat kaitannya dengan
kesedihan.
"Sedih ini biasanya untuk sesuatu yang sudah terjadi," ujar Aa Gym dalam
kajian pagi yang diikuti
LANGIT7.ID, Kamis (19/1/2022).
Baca juga: Fokus ke Mimpi Besar, Cara Rasulullah Move On dari KesedihanPenyebab kegelisahan berikutnya adalah mencemaskan sesuatu yang belum terjadi atau masa depan dan memikirkan masa sekarang.
Menurut Aa Gym, bila salah menyikapi ini, dengan berbagai keinginan atau nafsu, membuat Anda tidak dapat menikmati apa pun.
Pendakwah yang kerap memakai sorban ini pun memberikan yang bisa dibaca saat merasa gelisah maupun sedih.
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesusahan/kegelisahan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari lemah/ketidakmampuan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut dan kikir/pelit, dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan penguasaan (kesewenang-wenangan) orang." (HR Abu Dawud).
Baca juga: Hasbunallah wa Ni’mal Wakiil, Dzikir Saat Tertimpa Kesedihan dan Kecemasan"Kita diarahkan untuk selalu kembali ke Allah terhadap yang sudah terjadi, akan terjadi, dan yang sedang terjadi. Jadi ini doanya," tuturnya.
Aa Gym mengatakan, apapun yang sudah terjadi maka hal tersebut telah lewat. Namun, bila belum ridho menerima takdir, maka itu adalah musibah yang sesungguhnya.
Dia pun merujuk ungkapan Umar RA, 'Jika seseorang tidak bisa menerima takdir yang sudah terjadi, pertama ia akan sangat menderita dan menjadi berat menghadapi takdir tersebut. Kedua, tidak ada jalan keluarnya. Dan ketiga menjadi dosa serta tidak merubah apapun'.
Berbeda halnya dengan mereka yang ridho menerima ketentuan dan takdir Allah, maka akan dilegakan hatinya dan diberi jalan keluar menghadapi persoalan.
وَإِنَّ اللهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ، فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا، وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ
"Sesungguhnya pahala yang besar didapatkan melalui cobaan yang besar pula. Apabila Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memberikan cobaan kepadanya, barangsiapa yang ridho (menerimanya) maka Allah akan meridhoinya dan barangsiapa yang murka (menerimanya) maka Allah murka kepadanya."( HR. At-Tirmidzi).
Baca juga: Doa Nabi Musa, Bisa Diamalkan Sebelum Ngevlog"Maka yang sudah terjadi kalau dalam bentuk takdir itu kita terima, kalau yang berbentuk dosa kita harus taubat. Kemudian, bagi yang akan terjadi, kita harus tahu bahwa semua yang akan terjadi baik nikmat maupun musibah, hanya bisa terjadi dengan izin Allah SWT," cetusnya.
(est)