LANGIT7.ID, Gowa - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) memiliki program prioritas terkait keagamaan. Pada periode keduanya, Adnan Purichta Ichsan bersama Abdul Rauf Malaganni menggalakkan program hafal Al-Quran bagi para imam masjid.
Nantinya, imam-imam masjid di dusun, desa, dan kelurahan difokuskan untuk menghafal. Harapannya akan tuumbuh penghafal-penghafal Al-Quran melalui program satu hafiz satu desa dan kelurahan.
Saat ini Pemkab Gowa tengah membangun rumah tahfiz Al-Quran di Bajeng Limbung seluas 1,8 hektare. Dengan harapan, rumah tahfiz tersebut dapat dimaksimalkan dalam program satu hafiz satu desa dan kelurahan. Sehingga, para penghafal tidak perlu dikirim keluar daerah lagi.
Untuk menyukseskan program tersebut, Pemkab Gowa bekerja sama dengan Quantum Akhyar Institut di Bekasi, Jawa Barat, milik Ustaz Adi Hidayat (UAH). Kabarnya, Pemkab Gowa mengirimkan ratusan imam masjid desa dan kelurahan yang tersebar di NTB untuk menghafal Al-Quran di bawah bimbingan Ustaz Adi Hidayat.
Diketahui, program tersebut sempat terhenti akibat pandemi virus Corona (Covid-19). Dengan berangsurnya situasi penyebaran COVID-19 yang mulai membaik sekarang ini, Pemkab Gowa ingin kembali melanjutkan program tersebut.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, para imam desa dan kelurahan yang dikirim terlebih dahulu dilakukan vaksinasi agar memiliki daya kekebalan tubuh. Ihktiar tersebut diambil agar NTB memiliki banyak imam masjid penghafal Al-Quran
"Insya Allah tahun ini, kita akan mulai mengirim kembali dengan memprioritaskan kepada imam yang sudah vaksin. Kemudian wajib swab PCR sebelum masuk asrama," tulis Adnan Purichta Ichsan di akun instagram pribadinya sambil mengunggah fotonya bersama Ustaz Adi Hidayat.
(asf)