LANGIT7.ID, Jakarta - Aksi memborong dagangan pedagang kaki lima atau PKL semakin meluas di berbagai daerah. Hal ini dilakukan relawan bersama ACT di wilayah Sukabumi Jawa Barat (Jabar).
Sejak pandemi, Koko, seorang penjual bakso ikan di Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, mengaku semakin surut saja pendapatannya. Padahal uang hasil dia berdagang menjadi harapan untuk kesembuhan sakit yang dideritanya, hernia, dan sang isti yang mengalami strok. Walau tengah kurang sehat, Koko tetap berjualan karena terhimpit kehidupan.
"Biasanya jualan di sekolah-sekolah sampai habis (dagangan), tapi sejak pandemi, sekolah tidak ada aktivitas, jadi harus keliling lebih jauh, itu pun sering enggak habis," kata Koko beberapa hari lalu.
Baca Juga: Warga Isoman di Cileunyi Bandung Dapat Bantuan dari ACT dan MRIMelihat kondisi ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) kemudian memborong dagangan Koko untuk kemudian dibagikan kembali secara gratis ke warga sekitar. Aksi ini merupakan kelanjutan dari program penyelamatan UMKM dari ACT yang terus meluas ke berbagai daerah, termasuk Kabupaten Tasikmalaya.
"Selain Pak Koko, ada beberapa pedagang lain yang kami borong seluruh dagangannya dan diberi tambahan untuk modal. Barang dagangan yang diborong pun segera dibagikan ke warga sekitar, khususnya para pekerja harian seperti pengemudi ojek dan becak," kata Relawan Masyarakat Indonesia Tasikmalaya, Diki.
(bal)