LANGIT7.ID, Jakarta - Modus penipuan untuk pembobolan data pribadi hingga pencurian di akun perbankan terus berkembang. Kini, ada modus terbaru
penipuan online di WhatsApp berkedok undangan pernikahan.
Dalam menjalankan modusnya, pelaku mengirimkan file berekstensi APK. Padahal, undangan
online umumnya berupa
link yang berisi informasi pernihakan calon mempelai, seperi alamat, tanggal, hingga foto-foto.
Alih-alih undangan, file APK tersebut berisi berkas paket
aplikasi android yang digunakan untuk distribusi dan memasang
software. Apabila penerima mengklik dan menginstall APK tersebut, data-data pribadi termasuk rekening bank berpotensi dicuri.
Baca Juga: Hati-hati Modus Baru Bobol Rekening Via Link Undangan PernikahanTak sedikit warganet menjadi korban dari modus ini. Seorang pengguna Twitter dengan
handle @notsugarbabbyy mengaku uang di rekeningnya terkuras.
"Hati-hati kalau menerima undangan pernikahan yang diarahkan lokasi dan detail alamat berupa file APK. Mama baru saja kena tipu dan uang di ATM-nya diambil
auto direct debit ke nomer shopee si pelaku," cuitnya.
Saat undangan tersebut dibuka, korban mendapatkan SMS yang berisi informasi nomor telepon sudah terdaftar menjadi pembayaran langsung (
direct) debit ke akun dompet digital (e-wallet) pelaku.
Melansir dari
Eccouncil, Sabtu (28/1/2023) modus seperti ini disebut dengan
sniffing. Pelaku melakukan aksinya dengan mencegat dan memantau lalu lintas jaringan korban.
Baca Juga: Waspada Penipuan, Kenali 6 Ciri-ciri Lowongan Kerja PalsuPelaku menggunakan perangkat lunak yang mampu menangkap semua jaringan data internet korban. Target umum untuk serangan ini termasuk email yang tidak terenkripsi dan informasi keuangan.
Penipuan undangan palsu tersebut masuk dalam jenis
sniffing aktif. Pelaku mengirimkan sesuatu untuk pengguna, seperti undangan palsu berisi APK berbahaya, untuk mengekstrak data sensitif.
Akibatnya, data sensitif, seperti informasi keuangan bisa dibobol. Bahkan, pelaku bisa mengontrol perangkat korban hingga mengganggu lalu lintas jaringan.
Cara Mencegah Serangan SniffingAda beberapa cara untuk dapat mencegah
serangan siber ini. Pastikan setiap akun media sosial maupun perbankan sudah menggunakan enkripsi untuk melindungi data sensitif.
Pastikan semua perangkat dilindungi perangkat lunak aktivirus. Selain itu, jangan pernah lupa untuk memerbarui perangkat lunak dengan tambalan keamanan baru.
Baca Juga: 85 Aplikasi Berbahaya Tersebar di Play Store & App Store, Ini Daftarnya(gar)