Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 Juli 2026
home lifestyle muslim detail berita

Waspada Undangan Pernikahan Palsu Berisi APK Bisa Bobol Rekening

ummu hani Sabtu, 28 Januari 2023 - 21:30 WIB
Waspada Undangan Pernikahan Palsu Berisi APK Bisa Bobol Rekening
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Modus penipuan untuk pembobolan data pribadi hingga pencurian di akun perbankan terus berkembang. Kini, ada modus terbaru penipuan online di WhatsApp berkedok undangan pernikahan.

Dalam menjalankan modusnya, pelaku mengirimkan file berekstensi APK. Padahal, undangan online umumnya berupa link yang berisi informasi pernihakan calon mempelai, seperi alamat, tanggal, hingga foto-foto.

Alih-alih undangan, file APK tersebut berisi berkas paket aplikasi android yang digunakan untuk distribusi dan memasang software. Apabila penerima mengklik dan menginstall APK tersebut, data-data pribadi termasuk rekening bank berpotensi dicuri.

Baca Juga: Hati-hati Modus Baru Bobol Rekening Via Link Undangan Pernikahan

Tak sedikit warganet menjadi korban dari modus ini. Seorang pengguna Twitter dengan handle @notsugarbabbyy mengaku uang di rekeningnya terkuras.

"Hati-hati kalau menerima undangan pernikahan yang diarahkan lokasi dan detail alamat berupa file APK. Mama baru saja kena tipu dan uang di ATM-nya diambil auto direct debit ke nomer shopee si pelaku," cuitnya.

Saat undangan tersebut dibuka, korban mendapatkan SMS yang berisi informasi nomor telepon sudah terdaftar menjadi pembayaran langsung (direct) debit ke akun dompet digital (e-wallet) pelaku.

Melansir dari Eccouncil, Sabtu (28/1/2023) modus seperti ini disebut dengan sniffing. Pelaku melakukan aksinya dengan mencegat dan memantau lalu lintas jaringan korban.

Baca Juga: Waspada Penipuan, Kenali 6 Ciri-ciri Lowongan Kerja Palsu

Pelaku menggunakan perangkat lunak yang mampu menangkap semua jaringan data internet korban. Target umum untuk serangan ini termasuk email yang tidak terenkripsi dan informasi keuangan.

Penipuan undangan palsu tersebut masuk dalam jenis sniffing aktif. Pelaku mengirimkan sesuatu untuk pengguna, seperti undangan palsu berisi APK berbahaya, untuk mengekstrak data sensitif.

Akibatnya, data sensitif, seperti informasi keuangan bisa dibobol. Bahkan, pelaku bisa mengontrol perangkat korban hingga mengganggu lalu lintas jaringan.

Cara Mencegah Serangan Sniffing

Ada beberapa cara untuk dapat mencegah serangan siber ini. Pastikan setiap akun media sosial maupun perbankan sudah menggunakan enkripsi untuk melindungi data sensitif.

Pastikan semua perangkat dilindungi perangkat lunak aktivirus. Selain itu, jangan pernah lupa untuk memerbarui perangkat lunak dengan tambalan keamanan baru.

Baca Juga: 85 Aplikasi Berbahaya Tersebar di Play Store & App Store, Ini Daftarnya

(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan