LANGIT7.ID, Sidoarjo - Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah mendukung upaya
Nahdlatul Ulama (NU) dalam membangun peradaban dunia yang berkeadilan dan mendahulukan kepentingan bersama.
Jokowi bersama Wapres KH Ma’ruf Amin menghadiri resepsi puncak acara satu abad Nahdlatul Ulama (NU) di Sidoarjo, Jawa Timur. Dilihat dari YouTube NU Online, Jokowi dan KH Ma’ruf didampingi Iriana Jokowi dan Wuri Ma’ruf Amin. Kedatangan Jokowi disambut ketua umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf.
Begitu tiba, Jokowi datang ke jajaran Banser yang berdiri di tengah lapangan. Jokowi terlihat sempat berfoto bersama. Setelah itu, dia menempati kursi yang telah disediakan dan memberikan sambutan.
Baca Juga: Jadwal Puncak Resepsi 1 Abad NU, Ada Maher Zain dan Ulama Dunia
Menurut dia, selama satu abad, NU sudah memberikan warna yang luar biasa untuk Indonesia dalam membentuk keislaman dan kebangsaan, persatuan dan kesatuan, serta kerukunan dalam keberagaman.
“Sebagai organisasi Islam terbesar di dunia, NU layak berkontribusi untuk masyarakat Internasional dan pemerintah sangat menghargai upaya PBNU untuk ikut membangun peradaban dunia yang lebih baik dan lebih mulia,” kata Jokowi saat memberikan sambutan resepsi peringatan satu abad NU di GOR Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/2/2023).
Jokowi melihat peran serta NU dalam membangun bangsa Indonesia selama satu abad. Kesetiaan NU kepada negara dalam rangkaian keislaman dan kebangsaan sudah terbukti bisa menyelesaikan banyak tantangan.
Jauh sebelum Indonesia merdeka, NU sudah berkiprah di tengah masyarakat. Para ulama di NU selalu membersamai kehidupan masyarakat sampai di akar rumput. Organisasi yang didirikan pada 31 Januari 1926 ini juga ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu terlihat dari banyaknya pondok pesantren dan lembaga pendidikan yang dikelola NU.
Baca Juga: NU Rayakan 1 Abad di Sidoarjo, Muhammadiyah Siapkan Layanan Terbaik
Menurut Jokowi, kiprah NU terasa sampai saat ini. Sebagai ormas Islam yang mengakar kuat di tengah masyarakat, NU telah menjaga ketahanan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan-tantangan serta pergolakan di tengah masyarakat.
“NU berhasil dalam menghadapi pandemic Covid-19, dalam menghadapi hantaman gerakan-gerakan radikal, termasuk menjaga diri dari politik identitas, dan ekstrimisme,” kata Jokowi.
Jokowi meyakini NU akan semakin besar untuk agama dan bangsa, bahkan dunia internasional di usia abad kedua ini. Dia juga meminta NU dan warga Nahdliyin terus memberikan contoh hidup dengan adab Islam yang baik, menjunjung akhlakul karimah dan adat ketimuran, dan tata krama.
Dia juga meminta warga NU untuk mencontohkan unggah-ungguh, dan etika yang baik, adab yang baik, menjaga toleransi, menjaga persatuan, menjaga kegotongroyongan, serta terus mengikuti perkembangan zaman.
“Memasuki abad kedua, insya Allah NU akan tumbuh semakin kokoh. Menjadi teladan dalam keberislaman yang moderat. Atas nama rakyat Indonesia, saya mengucapkan tahniah dan syukur. Mengucapkan tasyakur, terimakasih dan bersyukur atas peran NU untuk bangsa dan negara,” kata Jokowi.
(jqf)