LANGIT7.ID, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI,
Irma Suryani Chaniago mempertanyakan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait hasil anti bodi dari dua kali melakukan vaksinasi Covid-19 sebelum melakukan vaksin booster. Pasalnya,
Komisi IX DPR sampai detik ini tidak tahu menahu hasil dari vaksinasi tersebut.
"Apakah sudah ada penelitian pak terkait dengan dua kali vaksinansi sudah dilakukan Covid-19, apa sudah ada hasil sebesar apa antibodi dihasilkan. Sehingga memang booster ini mejadi palang pintu terakhir untuk rakyat Indonesia ini," kata Irma dalam keterangannya, dikutip Sabtu (11/2/2023).
Baca Juga: Menkes Minta WHO Cabut Status Pandemi, Legislator Ingatkan Varian KrakenMenurut Irma, hasil dua kali
vaksinasi perlu untuk diketahui. Hal tersebut untuk mengantisipasi jikalau nantinya terjadi kasus Covid-19, maka akan terlihat dampaknya seperti apa.
"Apa efeknya minim bangetlah seperti kena flu itu. Saya rasa perlu dikemukakan agar kita tahu betul apakah
booster ini harus segera dilaksanakan di seluruh Indonesia," ujar Irma.
Di sisi lain, Politikus Partai NasDem itu mengaku tidak mempermasalahkan jika Pemerintah membeli vaksin dari mana saja tanpa harus menunggu-nuggu hibah dari pihak lain. Pasalnya, Pemerintah tidak boleh berbisnis dengan rakyat. "Dan saya kira Komisi IX tidak ada masalah jika ini untuk kepentingan rakyat," tutur Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan II tersebut.
Baca Juga:
Menkes Beri Sinyal Vaksin Covid-19 Bakal Berbayar, Harga Mulai Rp74.000
Kemenkes Siapkan 9,3 Juta Stok Vaksin Covid-19(gar)