LANGIT7.ID - , Jakarta - Sudah sepatutnya orang tua mempersiapkan
pendidikan yang berkualitas untuk anak-anaknya. Salah satu cara untuk itu adalah dengan menyiapkan
dana pendidikan sejak dini.
Pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk membentuk masa depan anak yang lebih baik. Dengan menyiapkan dana pendidikan anak itu artinya orang tua sudah menjamin pendidikan berkualitas bagi anak, tanpa terbebani biaya yang tinggi di masa mendatang.
Certified Financial Planner, Annisa Steviani membagikan tips bagi masyarakat, khususnya orang tua, yang ingin menyiapkan dana pendidikan anak.
Baca juga: Jangan Pusing! Ini Tips Jitu Siapkan Dana Pendidikan Anak
1. Siapkan dana pendidikan anak sedini mungkin
Annisa menyarankan untuk menggunakan skema menabung enam tahunan dimulai pada saat mengandung atau melahirkan. Kemudian, orang tua dapat memproyeksikan tabungan untuk biaya masuk SD dan universitas.
Annisa menekankan untuk mendahulukan biaya kuliah agar waktu menabung lebih panjang.
“Enam tahun berikutnya, siapkan tabungan untuk masuk SMP dan SMA. Jika masih ada sisa, bisa digabung dengan tabungan awal yang diproyeksikan untuk kuliah anak,” tambah Annisa.
2. Survei sekolah ideal sejak anak lahir
Mulailah melakukan survei sekolah secepatnya, idealnya sejak anak lahir.
“Berdiskusilah dengan pasangan dan satukan persepsi agar dapat merencanakan pilihan sekolah yang cocok dengan pola pengasuhan atau nilai yang dipegang keluarga,” jelas Annisa.
Baca juga: Cara Mengelola Investasi Reksadana untuk Dana Pendidikan Anak
3.Pilih sekolah sesuai kemampuan
Dewasa ini banyak sekolah yang menjanjikan kualitas pendidikan. Namun, kualitas yang baik tentunya berbanding lurus dengan biaya pendidikan yang tinggi.
Annisa meminta orang tua untuk memilih sekolah sesuai dengan kemampuan. Hal tersebut untuk menghindari adanya gangguan pada
cash flow rumah tangga.
“Perhitungkan juga biaya di luar uang pangkal masuk sekolah, misalnya ekstrakurikuler, praktikum,
field trip dan banyak lagi. Pilihlah sekolah sesuai dengan kemampuan. Jangan sampai mengganggu
cash flow bulanan rumah tangga,” terang Annisa.
4. Lakukan investasi jangka panjang
“Selain menabung, orang tua sebaiknya berinvestasi jangka panjang, seperti emas atau reksa dana, yang secara historis bisa melawan inflasi dana pendidikan.” kata Annisa.
Head of Sales and Operation Development Tokopedia, Jonathan Tricahyo menambahkan, “Masyarakat bisa dengan mudah dan aman berinvestasi reksa dana mulai dari Rp10.000 di Tokopedia Reksa Dana atau emas mulai dari Rp5.000 di Tokopedia Emas.” melalui keterangan resmi, dikutip Rabu (15/2/2023).
5. Gunakan layanan biaya pendidikan di e-commerce
Demi mempermudah masyarakat membayar dana pendidikan anak, termasuk di periode pembayaran kuliah seperti saat ini, Tokopedia menyediakan layanan Biaya Pendidikan, berkolaborasi dengan ribuan institusi pendidikan di Indonesia, dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga universitas.
Ada lebih dari 50 pilihan metode pembayaran, seperti transfer antar bank, kartu kredit, uang elektronik, minimarket dan masih banyak lagi.
Baca juga: Benarkah Biaya Pendidikan di Sekolah Islam Terpadu Mahal?(est)