LANGIT7.ID, Jakarta -
Self healing merupakan cara seseorang mengintropeksi diri dengan menyadari dan menerima dengan lapang dada serta tidak lepas untuk melibatkan Allah dalam menghadapi setiap masalah.
Proses
healing dalam islam adalah mengingat Allah. Sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam Surah Ar-Rad ayat 28. “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.”
Self healing ala Islam juga menjadi cara seorang nabi dalam menghadapi kesedihan mendalam. Seperti yang diceritakan dalam kisah Nabi Ya’kub dalam Surah Yusuf ayat 84, Nabi Ya’kub yang kehilangan anak tercintanya bernama Yusuf mengadu kepada Allah saat mengalami kesedihan mendalam.
Baca Juga: Dahsyatnya Kekuatan Tasbih untuk HealingSelf healing ala Islam juga dibenarkan oleh Ustadz Adi Hidayat. Umat Islam bisa membasuh luka batin dengan mengerjakan ibadah. Ibadah akan mengantarkan untuk mendekat kepada Allah. Itulah yang akan menghadirkan ketenangan dalam jiwa.
“Kalau kita mampu menunaikan ibadah dengan benar, itu ada dampak ke jiwa. Pertama, ketenangan. Sebelum yang buruk hilang, tenang dulu. Dengan tenang itu, orang bisa berfikir dengan jernih,” kata UAH saat mengisi kajian di Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan, dikutip Rabu (22/2/2023).
Dia mencontohkan, jika merasakan ada getaran kesedihan dalam hati, maka bisa mencari formula ibadah dalam Islam. Bisa salat dua rakaat atau membaca Al Qur’an. Jika dilakukan dengan benar, maka hal pertama yang didapatkan adalah ketenangan jiwa.
Baca Juga: Healing ala Nabi Daud AS, Low Budget dan Asyik Dijalani“Baca Qur’an ibadah enggak? Antum sedang gelisah, ada masalah. Daripada bikin status di media sosial, yang tidak menyelesaikan persoalan, lebih baik ambil wudhu, menghadap kiblat, buka mushaf. Itu baru buka sudah tenang hati,” ucap Ustadz Adi Hidayat.
Terkadang, kata dia, orang yang mempunyai masalah dan membuka Al Qur’an secara acak akan mendapati ayat yang bersinggungan dengan masalah yang dihadapi.
“Menariknya, kadang-kadang buka acak, ketemu surah atau ayat yang sesuai dengan masalah kita. Itu menarik. Ketika tenang itulah hati terjadi perubahan. Sudah mulai Bisa menerima, sudah mulai Bisa berikhtiar dengan baik, itulah
tazkiyah,” ujar UAH.
Baca Juga: Ayat-ayat Al-Qur'an Penenang Hati di Kala Stres MelandaBahkan, kata dia, sebelum Rasulullah menerima perintah Salat, terlebih dahulu Allah membersihkan jiwanya dari segala macam kotoran. Setelah itu, Rasulullah diperjalankan dari Masjid Haram ke Masjid Al Aqsa, lalu mi’raj ke Sidratul Muntaha.
“Makanya, sebelum menuanaikan salat, Nabi SAW itu di-
tazkiyah-in dulu. Itu ditemukan di hadits Muslim, itulah peristiwa Isra Mi’raj,” ucap UAH.
(jqf)