LANGIT7.ID - , Jakarta -
Healing menjadi kata ampuh yang dapat mengobati rasa suntuk akibat aktivitas harian. Proses healing mengacu pada pemulihan psikologi akibat stres dengan sesuatu hal.
Bagi sebagian orang mengunjungi tempat indah atau ke luar negeri menjadi sarana
healing. Sementara sebagian lain memilih tempat
healing yang
low budget. Dalam Islam ternyata diajarkan tentang
healing low budget, di mana bisa dilakukan dan hasilnya sangat bermakna, seperti dalam kisah
Nabi Daud AS.
Baca juga: Disambangi Jokowi, Ponpes Darul Falah Minta Trauma Healing PascagempaPada surat Saba ayat 9 hingga 11 dijelaskan,
اَفَلَمۡ يَرَوۡا اِلٰى مَا بَيۡنَ اَيۡدِيۡهِمۡ وَمَا خَلۡفَهُمۡ مِّنَ السَّمَآءِ وَالۡاَرۡضِ ؕ اِنۡ نَّشَاۡ نَخۡسِفۡ بِهِمُ الۡاَرۡضَ اَوۡ نُسۡقِطۡ عَلَيۡهِمۡ كِسَفًا مِّنَ السَّمَآءِ ؕ اِنَّ فِىۡ ذٰ لِكَ لَاٰيَةً لِّكُلِّ عَبۡدٍ مُّنِيۡبٍ
Afalam yaraw ilaa maa baina aydiihim wa maa khalfahum minas samaaa'i wal ard; in nashad nakhsif bihimul arda aw nusqit 'alaihim kisafam minas samaaa'; inna fii zaalika la Aayatal likulli 'abdim muniibMaka apakah mereka tidak memperhatikan langit dan bumi yang ada di hadapan dan di belakang mereka? Jika Kami menghendaki, niscaya Kami benamkan mereka di bumi atau Kami jatuhkan kepada mereka kepingan-kepingan dari langit. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap hamba yang kembali (kepada-Nya).
Pendakwah Ustaz Hanan Attaki menjelaskan ayat tersebut mengajarkan tentang ide jika ingin healing, refreshing, atau liburan seperti Nabi Daud alaihissalam.
Nabi Daud saat healing memilih untuk bertafakur, yaitu merenung dan mengingat kebesaran Allah SWT melalui semua ciptaannya yang ada di langit dan bumi.
Tafakur juga bisa ditemukan dalam surat Al Imran ayat 190.
Artinya, "Mereka adalah orang yang Berzikir kepada Allah dalam keadaan berdiri, duduk dan berbaring. Mereka merenungkan penciptaan langit dan bumi."
Baca juga: Tips Memilih Agen Travel Terpercaya agar Healing Makin Nyaman"Orang Ulil Albab itu orang yang terkoneksi dengan baik antara kecerdasan pikirannya dengan hatinya, dan juga perilakunya. Itu Ulil Albab orang yang cerdasnya ideal bukan hanya pintar tetapi juga bijaksana. Orang Ulil Albab ternyata punya semacam latihan yang dilakukan salah satunya yatafakkarun yakni tafakur. Tafakur dari kata fikrun artinya pikir. Jadi tafakur itu adalah berpikir," ujar Ustaz Hanan dikutip dari YouTube Hanan Attaki, (17/12/2022).
Nabi Daud adalah salah satu Nabi yang punya hobi tafakur. Sebetulnya semua Nabi memiliki hal demikian namun yang dijelaskan dalam Alquran hanya Nabi Daud sebab tafakurnya paling kolosal.
"Jika Nabi lain tafakurnya sendiri-sendiri, Nabi Dawud tafakurnya ramai-ramai bersama semua gunung, burung, dan hewan ciptaan Allah SWT. Jadi dia ajak semua itu untuk ikut tafakur bersamanya," kata dia.
Ketika baca Saba ayat 10 sebelum itu Allah meminta untuk memperhatikan apa yang ada di hadapan, dan di belakang mulai dari langit dan bumi, termasuk dalam diri sendiri.
"Allah menyuruh untuk belajar tafakur. Kemudian Allah kasih contoh dengan sudah memberikan kemampuan itu kepada Daud. Yaitu kemampuan tafakur, dia memiliki fadilah keutamaan dalam tafakur dibandingkan yang lain. Dia memiliki kemampuan bertafakur yang sangat deep tafakur. Jadi bukan hanya tafakur yang sekilas tetapi deep tafakur," ucap Ustaz Hanan.
Baca juga: Relawan Indonesia Care Cs Gelar Trauma Healing di BogorDari situ dia menyimpulkan bahwa lifestyle atau gaya hidup Islam tidaklah mahal namun tetap bisa asyik saat dijalani.
"Yang bikin hidup kita mahal itu kan standar kita. Terkadang kita punya standar yang terlalu tinggi walaupun standar kita belum tentu yang kita butuhkan. 'Saya baru bahagia kalau' Nah kita bikin syaratkan padahal kita bisa saja bahagia dengan cara yang sederhana karena kebahagiaan itu tidak mahal, yang bikin kebahagiaan mahal itu standar kita. Makanya coba belajar dari anak kecil mereka itu bahagianya simple. Bahagia buat mereka sederhana sekali hanya sekedar dibelikan permen maka bahagia," cetusnya.
(est)