LANGIT7.ID, Jakarta - Komedian sekaligus musisi Raim Laode memberikan
beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswi asal Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra). Wakatobi merupakan daerah kelahiran pria kelahiran 28 April 1994 itu.
Dia tumbuh besar di Wakatobi hingga menyelesaikan pendidikan tinggi di Universitas Haluoleo di Kendari, Sultra. Kini, pria pelantun lagu Komang itu merintis karir sebagai salah satu selebriti Tanah Air.
Raim menjelaskan, program beasiswa Raim Laode Angkatan 1 merupakan beasiswa yang dirancang untuk memberikan dukungan finansial kepada para mahasiswa yang berasal dari Wakatobi.
Baca Juga: Dibuka Tahun Ini, Berikut Syarat Daftar Beasiswa Fulbright“Beasiswa Raim Laode adalah program yang kita bikin untuk membangun manusia diperuntukkan kepada mahasiswa di kampus manapun, tapi dia berasal dari Wakatobi. KTP-nya harus Wakatobi,” kata Raim melalui akun Instagram-nya, dikutip Sabtu (25/2/2023).
Ada banyak manfaat dari beasiswa tersebut. Raim Laode akan men-
support uang saku setiap bulan selama satu semester dan buku setiap bulan selama satu semester. Ada pula kelas mingguan tentang dunia kreatif yang diadakan secara daring.
“Untuk kuotanya, kuotanya itu kemarin kita hanya pengen menyeleksi 10 peserta didik saya. Cuma, karena banyak sekali dan ada antusias dari teman-teman, akhirnya saya pengen menambah kuotanya sebanyak 20 peserta didik. Cuma, bedanya 10 orangnya ini adalah program beasiswa kelas B,” ujar Raim.
Baca Juga: Beasiswa Unggulan 2022 Dibuka, Ini Syarat dan Jadwal DaftarnyaSejak dirilis pada Januari 2023 lalu, Raim menyebut banyak anak-anak Wakatobi yang mendaftar program beasiswa tersebut. Maka itu, dia membagi program dalam dua kelas. Ada kelas A dan kelas B. 10 orang pertama dimasukkan ke kelas A dengan manfaat
support uang saku dan buku serta kelas mingguan.
“Juga ada kelas B, dia tidak dapat uang saku, tetapi dia dapat kelas dan juga buku,
support setiap bulannya,” ujar Raim.
Raim menjelaskan, seluruh biaya beasiswa tersebut diambil dari dana pribadi yang berasal dari kerja-kerja stand up komedi, bermain musik, dan pekerjaan lainnya. Namun, ternyata program tersebut mendapat respons positif, sehingga banyak yang mengusulkan untuk membuka donasi.
Baca Juga: Segera Daftar, Kominfo Buka Program Beasiswa S2 Bidang TIK“Saya senang antusiasnya tapi sementara ini kita tidak ke sana dulu, karena ini program bukan mau keren-kerenan. Bukan mau niatnya, kita memang untuk membentuk manusia. Itulah kenapa ada
support buku dan juga kelas mingguan yang menurutku tidak dimiliki oleh program beasiswa lainnya,” ungkap Raim.
Meski tidak membuka donasi, namun Raim tidak melarang siapapun yang ingin membantu. Bantuan yang bisa diberikan bukan berupa nominal uang, tetapi bisa dilakukan melalui pembelian di akun Halemia.
“Halemia.id ini adalah toko baju saya yang biasanya berisi tentang merchandise lagu dan lain sebagainya. Teman-teman kalau mau belanja baju, saya pastikan ke kamu, semua pembelanjaan di Halemia akan kita alokasikan ke beasiswa ini. jadi menarik juga beli baju tetapi mencerdaskan bangsa,” ungkap Raim.
(jqf)