Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 02 Mei 2026
home global news detail berita

DJP Silaturahmi ke PBNU Minta Bantuan Redam Isu Boikot Pajak

fajar adhitya Jum'at, 03 Maret 2023 - 20:40 WIB
DJP Silaturahmi ke PBNU Minta Bantuan Redam Isu Boikot Pajak
Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo beserta jajarannya bersilaturahmi ke Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf di Jakarta, Kamis (2/3/2023). Foto: Ditjen Pajak.
LANGIT7.ID - , Jakarta - Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo beserta jajarannya bersilaturahmi ke Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf di Jakarta, Kamis (2/3/2023). DJP berharap PBNU bisa turut mendorong partisipasi masyarakat membayar pajak.

“Maksud dan tujuannya, ingin mengajak kita semua, khususnya NU, untuk terus berpartisipasi dalam melaksanakan pembangunan nasional, dan lebih khusus lagi menjaga Indonesia yang lebih baik melalui pembayaran pajak,” ujar Suryo dalam siaran pers dikutip Jumat (3/3/2023).

Baca juga: Pejabat Pajak Gemar Flexing, Psikolog: Tunjukkan Harga Diri Lemah

Suryo merasa perlu dukungan organisasi yang baru saja merayakan usia 1 abad-nya. Dia menilai dukungan dari NU diperlukan untuk menegakkan Indonesia dan menjaga masyarakat secara umum.

Suryo tak menyangkal bila ada pandangan yang menilai silaturahmi DJP ke PBNU berkaitan dengan isu belakangan ini mengenai boikot bayar pajak. Terlebih, belum lama ini, tokoh NU KH Said Aqil Siradj menyampaikan pernyataan yang mengajak masyarakat agar tidak membayar pajak buntut kasus pegawai Ditjen Pajak.

"Gus Yahya bersikap jelas, bahwa NU berpihak kepada kepentingan negara. Ya, kalau untuk selain warga NU silahkan saja. Namun, seperti saya katakan tadi, warga NU bersama-sama dengan para ulamanya itu akan istiqamah senantiasa di pihak negara,” kata Suryo.

Baca juga: Pajak dalam Islam, Samakah dengan Zakat?

Gus Yahya bersikap tegas NU akan berpihak kepada kepentingan negara, khususnya dalam membayar pajak. Namun, ia memberi catatan pengelolaan keuangan negara dilaksanakan secara transaparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

“Yang jelas, NU ikut menuntut akuntabilitas pemerintah demi kepentingan negara. Kita jelas menyeru kepada pemerintah, semua, organ-organ maupun aparatusnya, untuk bertindak akuntabel di dalam menjalankan tugas-tugas negara,” kata Gus Yahya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 02 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)