LANGIT7.ID - , Jakarta - Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) atau
Depo Pertamina di Plumpang terbakar hebat pada Jumat kemarin. Depo ini memasok sekitar 20 persen kebutuhan BBM harian di Indonesia, atau ke sekitar 25 persen dari total kebutuhan
SPBU Pertamina.
Terbakarnya fasilitas penting milik PT Pertamina Patra Niaga itu memicu kekhawatiran ketersediaan
pasokan BBM. Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto, berharap Pertamina tetap dapat menyediakan pasokan BBM bagi masyarakat.
Baca juga: Kebakaran Depo Plumpang, Wapres: Momentum Koreksi dan Relokasi"Pertamina perlu mengambil langkah untuk menutupi kekurangan pasokan distribusi BBM dan gas di wilayah Jabodetabek agar kegiatan ekonomi masyarakat lainnya tidak terganggu," ujar Mulyanto dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (6/3/2023).
Menurutnya, Pertamina harus diberi kesempatan untuk menyelesaikan permasalahan kebakaran terlebih dahulu. Sebab, hal itu lebih penting karena menyangkut keamanan dan keselamatan orang-orang yang ada di kawasan depo dan lingkungan masyarakat sekitar.
Mulyanto minta Pertamina segera melakukan audit keamanan di semua depo dan kilang BBM. Ia menyebut kebakaran di depo dan kilang BBM Pertamina termasuk sering terjadi.
Adapun mengenai pasokan BBM, Pertamina menjamin suplai BBM dan LPG tetap terjaga. Sejak api berhasil dipadamkan Jumat dini hari, operasional Terminal BBM Plumpang, diklaim telah berjalan normal hingga saat ini.
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati pada
press conference di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Sabtu (4/3) menyampaikan bahwa demi menjaga kestabilan suplai, pasokan BBM dan LPG juga dikerahkan dari terminal terdekat.
Baca juga: Jangan Panik, Baca Doa ini Saat Terjadi Kebakaran"Dipastikan SPBU tidak ada antrian, jadi tidak perlu ada panic buying. Stok BBM di Jakarta, Banten dan Jawa Barat tersedia cukup," terang Nicke.
Untuk melakukan investigasi penyebab kejadian, Pertamina telah berkoordinasi intens dengan aparat hukum serta membentuk tim gabungan. Investigasi dilakukan agar insiden serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.
Nicke menyampaikan bahwa estimasi kerugian juga masih dalam proses evaluasi bersamaan dengan investigasi. Hasil investigasi akan menjadi dokumen pendukung aksi tindak lanjut Pertamina dalam mengevaluasi seluruh aset demi penataan yang lebih baik,
"Tujuannya agar masyarakat aman, operasi aman," ungkapnya.
Baca juga: Tips Cegah Kebakaran di Rumah Saat Ditinggal Liburan Akhir Pekan(est)