LANGIT7.ID, Jakarta - Pimpinan AQL Islamic Center,
KH Bachtiar Nasir (UBN), menyebut, hanya orang bertakwa saja yang akan bersiap-siaga menyambut
bulan suci Ramadhan. Orang bertakwa itulah para pemenang yang sesungguhnya.
“Mari kita ingatkan diri kita sendiri agar tidak lalai di bulan Sya'ban, karena di bulan inilah, kita akan melanjutkan pemetaan yang telah digelar semenjak Rajab untuk menentukan mana jalan yang akan kita tempuh untuk bisa menjadi pemenang di bulan Ramadhan,” kata pria yang akrab disapa UBN dalam khutbah Jumat di
AQL Islamic Center, Jumat (10/3/2023).
Baca juga: Ramadhan Jadi Waktu Terbaik Detoksifikasi TubuhPara pemenang adalah mereka yang memiliki planning dan memiliki skala prioritas di Sya’ban menuju Ramadhan. Di antara agenda prioritas yang disepakati oleh para ulama yaitu puasa.
Puasa sunnah yang paling banyak dilakukan oleh Rasulullah adalah puasa yang dilakukan pada Sya'ban.
“Sehingga Aisyah menggambarkan bahwa Rasulullah SAW terlihat seperti berpuasa sebulan penuh, tetapi ada waktu-waktu yang sedikit mmeperlihatkan bahwa Rasulullah berbuka. Ini semua untuk menjaga fokus menuju Ramadhan,” tutur UBN.
Agenda prioritas kedua, amalan-amalan yang dilakukan selama bulan Ramadhan nanti, baik berupa qiyamul lail yang di dalamnya kita mendirikan salat malam, tilawah Al-Qur'an, zikir maupun banyak bersedekah.
“Segala aktivitas ini membutuhkan pre-conditioning agar nantinya ketika Ramadhan datang, diri kita tidak kaget lagi menjalaninya,” ungkap UBN.
Baca juga: Awal Ramadhan 2023 Muhammadiyah dan NU Berpotensi KompakMempersiapkan diri menjalani Ramadhan tidak bisa dadakan, tidak bisa kagetan. Orang tidak biasa melakukan banyak ketaatan di Sya'ban, tidak akan mungkin bisa melakukan begitu banyak agenda ketaatan di Ramadhan.
“Stamina iman dan badannya akan cepat drop. Orang yang tidak terbiasa membaca Al-Qur’an dalam waktu yang lama, akan kesulitan untuk banyak bertilawah. Begitu pula orang yang belum terbiasa qiyamul lail akan kelelahan mendirikannya di bulan Ramadhan,” tutur UBN.
Menjauhkan diri dari gangguan juga perlu dilakukan untuk lulus menjadi pemenang. Apapun bentuk gangguan tersebut, seperti gadget, maupun segala aktivitas dan tontonan yang tidak bermanfaat.
“Begitu juga pula dengan Ramadhan kita. Barang siapa yang ingin sukses di bulan Ramadhan, dia harus bisa menahan dan menjauhkan dirinya dari berbagai hal yang akan membuatnya gagal mencapai target. Terutama berbagai hal yang akan mengganggu stabilitas hatinya,” jelas UBN.
Baca juga: Tata Cara dan Bacaan Ziarah Kubur Jelang Ramadhan dan Idul Fitri(est)