Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wisata halal detail berita

Ekskavasi Keraton Pleret Temukan Saluran Air Kuno dalam Benteng

fajar adhitya Rabu, 15 Maret 2023 - 10:25 WIB
Ekskavasi Keraton Pleret Temukan Saluran Air Kuno dalam Benteng
Arkeolog menemukan saluran air atau paralon kuno era Raja Amangkurat di Keraton Pleret, area dari pengembangan Museum Pleret. (Foto: Humas Pemda DIY)
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui Seksi Pemeliharaan Warisan Budaya Benda, Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Warisan Budaya dan Seksi Museum telah menyelesaikan ekskavasi atau penggalian arkeologis benteng sisi barat yang disebut Kedaton IV di Situs Keraton Pleret, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul.

Tenaga Ahli Ekskavasi Danang Indra Prayudha mengatakan, dalam ekskavasi Kedaton IV mendekat hari terakhir, tepat pada Kamis (8/3), justru ditemukan saluran air tanah liat kuno di penggal benteng sisi barat Keraton Pleret. Saluran air kuno yang terbuat dari tanah liat itu, oleh masyarakat setempat disebut plempem atau riul.

"Ini temuan yang baru pertama dan unik karena ada saluran air, kami menduga ini satu periode namun masih perlu dibuktikan. Tetapi sementara ini adalah bagian dari benteng karena kemiringannya sama (10 derajat), dan bagian menyatu antara benteng dengan saluran airnya," kata Danang dikutip dari keterangan resmi Pemda DIY, Rabu (15/3/2023).

Baca Juga: Makam Mahligai di Tapanuli, Jejak Islam Nusantara Sejak Era Kekhalifahan

Danang mengungkapkan, ada delapan plempem kuno yang ditemukan di area ekskavasi Kedaton IV. Masing-masing plempem tersebut mempunyai panjang sekitar 62 sentimeter (cm) hingga 66 cm, dan berdiameter 35 cm.

Berdasarkan hipotesis, Danang menyebut benteng ini mempunyai saluran dari dalam keluar yang berhenti di mulut benteng sisi dalam. Dalam benteng saluran tersebut digantikan dengan bata putih yang ditumpuk bata merah, hingga keluar benteng ada mulut saluran.

Namun, saluran air kuno yang ditemukan tersebut masih akan diidentifikasi lebih lanjut. Terutama terkait fungsinya untuk memastikan apakah saluran tersebut merupakan saluran pembuangan air atau saluran air bersih.

"Jika ternyata saluran air ini benar bagian dari benteng, maka menunjukan bentengnya punya saluran air. Kita akan coba uji sampel tanah yang di dalam saluran, isinya apa apakah itu kotoran atau air bersih," ucap Danang.

Danang menyampaikan temuan baru arkeologis era Raja Amangkurat I ini berada di lokasi yang nantinya akan dikembangkan sebagai pengembangan Museum Pleret. Adapun desain museum tersebut harus menyesuaikan dengan temuan terbaru ini, sebagaimana diatur dalam Peraturan Cagar Budaya yang apabila mendirikan bangunan baru, setidaknya ada jarak dua meter dari objek cagar budaya.

Baca Juga: Akibat Gempa Sejumlah Situs Warisan Kuno di Turki Runtuh

Awal ekskavasi ini merupakan tindak lanjut dari rencana Seksi Museum Dinas Kebudayaan (Disbud) DI Yogyakarta mengembangkan Museum Pleret yang sekarang eksisting hingga ke selatan. Dalam pengembangan itu, ada perencanaan-perencanaan seperti bangunan, gedung, pembuatan pagar dan sebagainya.

Untuk menindaklanjuti rencana tersebut, Seksi Pemeliharaan Warisan Budaya Disbud DIY menindaklanjuti dengan survei dalam pengembangan lahan guna memastikan adanya objek yang diduga cagar budaya atau tidak.

Tindak lanjut itu dilakukan dengan survei lapangan pada 2022 lalu, dan ditemukan tumpukan bata yang terlihat di permukaan di dua titik. Dari temuan ini, kata Danang, dikerjakan penggalian Kedaton IV tahap pertama pada 4-29 Maret 2022 untuk penelitian dan penyelamatan objek di bawahnya.

"Ekskavasi Kedaton IV tahap berikutnya dilanjutkan pada 2023, tepatnya sejak 14 Februari hingga 13 Maret 2023. Kami tidak menduga setelah tanah dibebaskan, ternyata ada temuan benteng sisi barat Keraton Pleret ditambah temuan baru saluran air kuno," tutur Danang.

Baca Juga: Sering Salah Persepsi, Ini Perbedaan Wisata Halal dan Religi

(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)