LANGIT7.ID - - Pihak Premier League (
Liga Inggris) memberlakukan aturan baru untuk menghormati
pemain muslim selama Ramadhan. Saat waktu buka puasa tiba, wasit akan meniup peluit untuk memberikan jeda puasa kepada pemain muslim.
Melansir Sky Sports, Liga Inggris akan memberikan waktu rehat sejenak di tengah laga jika waktu
berbuka puasa tiba. Hal tersebut sudah disetujui oleh para petinggi Premier League. Banyak pihak mengapresiasi aturan baru tersebut.
Baca juga: Atlet Wajib Puasa Ramadhan tapi Boleh Buka Siang HariTerlebih, banyak pemain muslim yang bermain di Liga Inggris. Sebut saja Mohammad Salah, Naby Keita, dan Ibrahima Konate di Liverpool. Wesley Fofana,
Hakim Ziyech, N’Golo Kante di Chelseia, Riyad Mahrez dan Ilkay Gundogan di Manchester City.
Aturan baru itu hanya berlaku satu bulan penuh selama Ramadhan. Meski begitu, tidak dijelaskan secara rinci berapa lama waktu berbuka puasa. Kemungkinan tidak akan mencapai lebih dari satu menit, karena para pemain biasanya hanya minum dan sedikit makan saat menyudahi puasanya.
Pada Ramadhan sebelum-sebelumnya, banyak pemain muslim di Liga Inggris yang berbuka di tengah pertandingan dan laga tetap berjalan. Namun, pada 2021, wasit Graham Scott pernah menghentikan pertandingan Leicester City cs Crystal Palace untuk memberikan waktu bagi Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate berbuka puasa.
Baca juga: 7 Tips Persiapkan Outfit Ramadhan dan Buka Puasa BersamaRencana jeda pertandingan itu dianggap langkah tepat. Nantinya, para wasit diminta untuk mengidentifikasi pemain mana pun, menjelang kick-off, yang perlu berbuka puasa selama pertandingan.
(est)