LANGIT7.ID, Jakarta - Saat bulan Ramadhan tiba, umat Muslim di seluruh dunia menjalankan
ibadah puasa sebagai salah satu rukun Islam. Selama berpuasa, umat Muslim diwajibkan menahan diri dari makan dan minum dari fajar hingga terbenam matahari.
Namun, adakalanya terdapat hal-hal yang tidak bisa dihindari saat proses menyiapkan santap
berbuka, seperti memasak dan mencicipi makanan. Ada juga aktivitas cari takjil yang di pusat jajanan di mana asap masakan mengepul dan tak bisa dihindari.
Baca Juga: Abdul Mu'ti: Larangan Buka Bersama Kurangi Ukhuwah Bulan RamadhanBagaimana sebenarnya hukum mencicipi makanan dan menghirup aroma masakan saat berpuasa?
Lembaga Fatwa Arab Saudi, Lajnah Daimah menyatakan, boleh memasak pada saat berpuasa. Mencicipi masakan saat memasak tidak
membatalkan puasa.
"Tidak masalah seseorang mencicipi makanan pada siang puasa saat dibutuhkan, dan puasanya sah, jika tidak sengaja menelan sesuatu dari makanan tersebut," bunyi pernyataan Lajnah Daimah, dikutip Sabtu (25/3/2023).
Baca Juga: Tips Biar Ngabuburit Dapat Berkah, Waktu Tidak Terbuang Sia-SiaSelain itu, menghirup asap makanan juga tidak membatalkan puasa lantaran sulit dihindari. Misalnya, seorang ibu yang memasak santapan berbuka atau Sahabat Langit7 membeli makanan di pusat jajanan yang terdapat asap masakan mengepul dari pedagang.
Majmu’ Fatawa Ibnu Utsaimin, Fatawa As-Siyam menyatakan bahwa hal tersebut tidak mengapa. Akan tetapi, jangan sampai ada unsur kesengajaan menghirup asap atau debu ini.
Bahkan jika sampai masuk ke dalam kerongkongan tanpa disengaja dan tanpa ada keinginan, maka hal itu tidak mengapa dan tidak membatalkan puasa.
Baca Juga:
Larangan Bukber Bagi Pejabat dan ASN, Legislator: Kita Ikut Aturan WHO
5 Ragam Doa Buka Puasa, Semua Shahih untuk Dibaca Saat Berbuka(gar)