LANGIT7.ID, Jakarta - Ada beberapa amalan utama yang hanya dilakukan saat bulan
Ramadhan, seperti puasa, sahur, berbuka hingga salat tarawih. Namun, ada juga satu amalan sunah lain yang hanya bisa dilakukan saat bulan ramadhan, yaitu memberi makanan berbuka bagi orang lain yang juga berpuasa.
Amalan ini begitu utama sehingga dianjurkan oleh Rasulullah SAW:
مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِمْ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
Baca Juga: Momentum Ramadhan, MUI Imbau Umat Kendalikan Diri di Tahun Politik“Siapa memberi makan (untuk berbuka) orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala mereka (yang berpuasa) tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.” (HR. Ibnu Majah no. 1736)
Ada banyak sekali keutamaan memberi makan berbuka untuk orang yang berpuasa. Misalnya, memperoleh banyak kebaikan dan didoakan para malaikat dan berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majah yang menceritakan ketika Nabi SAW berbuka puasa di rumah sahabat Sa’ad bin Mu’adz ra., Rasulullah SAW bersabda:
أَفْطَرَ عِنْدَكُمْ الصَّائِمُونَ وَأَكَلَ طَعَامَكُمْ الْأَبْرَارُ وَصَلَّتْ عَلَيْكُمْ الْمَلَائِكَةُ
Baca Juga: Rutan Bareskrim Gelar Kajian hingga MTQ untuk Tahanan Selama Ramadhan“Orang-orang yang berpuasa telah berbuka puasa di rumah kalian, makanan kalian telah dimakan oleh orang-orang yang baik, dan para malaikat telah berdoa untuk kalian.” (HR. Ibnu Majah no. 1737)
Imam as-Sindy dalam kitab “Hasyiah”-nya menjelaskan bahwa ucapan Nabi ini mengandung dua makna. Pertama, doa bagi yang berpuasa, semoga pertolongan Allah SWT menyertai orang-orang yang berpuasa hingga berbuka. Kedua, berita gembira atas kebaikan yang diperoleh oleh mereka yang memberi makanan kepada yang berpuasa, bahwa malaikat mendoakan kebaikan bagi mereka. (As-Sindy, Hasyiah as-Sindy ‘ala Sunan Ibn Majah, juz 1, hal. 532)
Apalagi di bulan ramadhan berbagai amalan dilipat gandakan, maka seorang muslim jangan sampai melewatkan kesempatan sedekah yang utama ini, yaitu memberi makanan berbuka untuk orang yang berpuasa.
(jqf)