LANGIT7.ID-, Jakarta- -
Doa dan ikhtiar merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Namun, seringkali terdapat seseorang yang hanya fokus pada ikhtiar saja tanpa doa. Atau sebaliknya, hanya berdoa tanpa diiringi dengan tindakan ikhtiar yang maksimal.
Menurut Founder PPA Institute, Rezha Rendy, keduanya kurang tepat dan tidak seimbang. Ikhtiar dan doa harus diseimbangkan. Manusia tidak bisa mengandalkan diri sendiri dengan segala kelemahannya tanpa menyertakan Allah Ta’ala dalam setiap usaha.
"Ikhtiar saja tanpa doa berharap ke Allah berarti dia mengandalkan kekuatan keilmuan dirinya sendiri, padahal itu terbatas banget. Yang kita hasil capek sendiri, lelah sendiri, dan bisa jadi malah kecewa nanti," ungkap Rezha Rendy saat menjawab pertanyaan di PP Institute, Kamis (27/4/2023).
Baca juga:
Keutamaan Berdoa, Jangan Sungkan Minta ke AllahBerdoa saja tanpa diiringi dengan tindakan ikhtiar juga tidak cukup. Rezha menjelaskan, memang di level-level tertentu atau makam tertentu Allah kasih kemudahan luar biasa. Namun, tidak semua orang bisa mencapai level tersebut.
“Namun, kalau kayak saya, kayak kita semua yang masih belajar, maka ikhtiar itu juga perlu," jelasnya.
Menurut Rezha Rendy, antara doa dan ikhtiar seperti yang ditegaskan Allah dalam Al-Baqarah ayat 60, yakni ketika Nabi Musa meminta air untuk kaumnya dan langsung Allah memberikan petunjuk untuk melakukan tindakan ikhtiar.
"Fokus maka kami wahyukan, kami firmankan, kami bimbing. Nabi Musa untuk pukulkan tongkatmu ke batu. Nah, artinya apa? Allah mudah banget untuk ngeluarin air begitu saja setelah Nabi Musa doa, tapi Allah memerintahkan Nabi Musa untuk ikhtiar di sana. Apa untuk ngajarin ke kita bahwa setelah kamu doa, iringi dengan ikhtiarmu," tuturnya.
Dalam hal ini, ikhtiar adalah bukti kesungguhan dan penghambaan kita kepada Allah. Namun, kita tidak boleh bergantung pada ikhtiar kita sendiri. Ciri-ciri bergantung sama ikhtiar sendiri adalah di awal mau melakukan ragu dan di endingnya kecewa.
“Apakah itu kita? Kita telisik bareng-bareng maka ikhtiar semaksimalnya, do your best and let Allah do the rest. Tugas kita ikhtiar saja, menunjukkan kesungguhan kita, menunjukkan penghambaan kita ke Allah. Urusan hasil itu rasanya Allah," imbuh Rezha.
(ori)