Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 Juli 2026
home sosok muslim detail berita

Kisah Guru Jepang Muallaf, Pernah Datang ke Indonesia Belajar Islam

Muhajirin Selasa, 13 Juni 2023 - 17:00 WIB
Kisah Guru Jepang Muallaf, Pernah Datang ke Indonesia Belajar Islam
Guru Jepang, Saki Takao merayakan ulang tahun ke-26 dengan mengambil keputusan terbesar dalam hidupnya yakni menjadi seorang muslim.
Menjadi seorang muslim di Jepang tidaklah mudah. Apalagi menjadi seorang muallaf. Banyak tantangan dan rintangan yang mesti dilalui dengan penuh kesabaran.

Hal itulah yang dilalui Saki Takao. Mengenakan kimono merah muda, Saki Takao merayakan ulang tahun ke-26 dengan mengambil keputusan terbesar dalam hidupnya yakni menjadi seorang muslim.

Mengutip The Asahi Shimbun, dia membaca Syahadat dikelilingi 15 anggota keluarga dan teman. Dia lalu melafalkan dua kalimat syahadat melalui telepon pintar.

Baca juga:Zilla Fatu, Putra Umaga Pegulat WWE Masuk Islam

Meski perayaannya sederhana, jalan guru SMA itu untuk menjadi seorang muslim pada November lalu tidaklah mudah.

Lahir dan dibesarkan di Jepang, Takao kuliah di Universitas Osaka Jogakuin. Di sana dia bertemu dengan seorang muslim, seorang pria dari Turkmenistan. Itu pertama kali dalam hidupnya.

Takao terlibat banyak percakapan dengan pria tersebut. Awalnya Takao tidak sadar. Saat pertemanan sudah terbangun kuat, Takao cukup kaget mengetahui pria tersebut seorang muslim.

Saat Takao pulang ke kampung halaman dan mengambul kuliah hubungan internasional, dia merasa malu dengan diri sendiri. Itu karena menjauhi seorang teman hanya karena seorang muslim. Hal itu terus terngiang-ngiang.

Hingga dua tahun kemudian, musim panas 2019, Takao melakukan perjalanan ke berbagai negeri berpenduduk muslim seperti Turki dan Indonesia. Takao bertemu banyak orang baik di sepanjang jalan, yang akhirnya ingin belajar lebih banyak tentang Islam dan Muslim.

Menemukan Jalan
Setelah lulus, Takao mulai bekerja sebagai guru bahasa Inggris di SMA di Osaka. Berbicara tentang Islam di kelasnya, dia mengetahui bahwa murid-muridnya mengasosiasikan agama Islam dengan “terorisme.”

“Kesan negatif dari sejumlah kecil orang tampaknya membayangi yang lainnya. Para siswa seperti saya dulu," katanya, dikutip About Islam, Selasa (13/6/2023).

Untuk mengetahui lebih banyak tentang agama Islam, Takao mulai mengunjungi masjid untuk mempelajari lebih lanjut tentang Islam. Dia mencoba makanan halal dan bahkan ikut puasa Ramadhan.

Saat memutuskan menjadi seorang Muslim, Takao berbagi kabar tersebut dengan keluarganya. Ibunya mengatakan bahwa dia "tidak menyukai gagasan itu", sementara ayahnya memperingatkan putrinya tentang "sisi negatif" agama setelah dia pindah agama.

Baca juga:KA Pandalungan Idola Baru, Ini Kata Kepala Stasiun Jember

“Tetapi jika Anda siap untuk itu terjadi, yang perlu Anda lakukan hanyalah memikirkan masalah setelah Anda menerima doktrin tersebut,” katanya.

Takao akhirnya mengucapkan dua kalimat syahadat saat terjangkit Covid-19. Dia kemudian bertemu dengan tunangannya, seorang pria Muslim Malaysia. Pria tersebut membantu Takao memperkuat langkah untuk mengucapkan dua kalimat syahadat.

“Rasa keanehan ini hanya mungkin karena saya baru masuk iman. Saya ingin selalu mengingat perasaan itu sejak saat ini dan seterusnya selama sisa jalan agama saya," ujarnya.

“Hidup dalam masyarakat Jepang juga bukannya tanpa kesulitan,” kata Takao. “Saya dapat lari ke dunia Islam jika saya merasa mereka tak tertahankan, sekarang saya memiliki dua masyarakat yang terbuka untuk saya," imbuhnya.

Menurut Tanada Hirofumi dari Universitas Waseda, jumlah Muslim di Jepang lebih dari dua kali lipat dalam 10 tahun terakhir. Pada 2010, statistik menunjukkan jumlah jamaah Muslim di Jepang mencapai 110.000. Pada akhir 2019, jumlahnya meningkat menjadi 230.000 (termasuk sebanyak 50.000 mualaf Jepang).



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan