LANGIT7.ID-, Jakarta- - Presiden FIFA Gianni Infantino memuji pesepak bola asal Maroko, Nouhaila Benzina, karena menjadi pemain
berhijab pertama selama Piala Dunia Wanita.
Ia pun menyanjung kejuaraan sepak bola dunia itu sebagai bukti nilai-nilai inti olahraga tentang inklusivitas dan keragaman.
“Nouhaila Benzina menjadi pemain pertama yang kemarin memakai hijab di pertandingan FIFA Women’s World Cup. Sepak bola itu inklusif, toleran, universal, dan beragam,” tulis Infantino di Instagram, dikutip Selasa (1/8/2023).
Baca juga:
Abtaha Maqsood, Pemain Kriket Berhijab Pertama di InggrisDi tengah momen bersejarah Benzina, timnas Maroko juga mengukir sejarah di Piala Dunia Wanita 2023, yang menandai debut partisipasi Maroko di ajang olahraga tersebut.
Selain itu, Atlas Lioness merayakan kemenangan pertama mereka di turnamen tersebut setelah mengalahkan 1-0 atas Korea Selatan, dalam pertandingan yang mendebarkan.
Sementara beberapa media Prancis dan komentator mengajukan pertanyaan dan membuat pernyataan kontroversial dan Islamofobia tentang jilbab Benzina.
Menyikapi hal itu, FIFA menggarisbawahi pentingnya menghormati pilihan pribadi dan latar belakang budaya masing-masing atlet.
Selain itu, komunitas sepak bola dunia ikut merayakan representasi pemain berhijab di panggung global.
Benzina menjadi perbincangan publik dalam beberapa hari terakhir. Media internasional dan warganet berpendaoat bahwa Benzina berpotensi untuk menginspirasi banyak orang.
Ia juga dinilai dapat mendorong generasi atlet masa depan untuk mengejar impian mereka, terlepas dari batasan apa pun yang dirasakan.
Baca juga:
Pimpinan Al Zaytun Panji Gumilang Tersangka Penistaan Agama, MUI Tunggu Pembuktian di Pengadilan“Sungguh luar biasa melihat Nouhaila Benzina menjadi pemain pertama yang mengenakan hijab di Piala Dunia Wanita. Bek Maroko akan menginspirasi jutaan gadis muda,” kata outlet olahraga Fare, dikutip Morocco World News.
Sementara itu, outlet olahraga ESPN FC mengatakan bahwa “turnamen ini terus menginspirasi dan mendobrak batasan untuk generasi mendatang,” mengacu pada Benzina yang mengenakan hijab.
Duta Besar Maroko untuk Ghana Imane Ouadil menggambarkan pesepak bola Maroko itu sebagai “inspirasi sejati bagi banyak gadis dan wanita Muslim di dunia.”

(ori)