Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Politik Identitas Muncul Tiap Pemilu, Ternyata Ini Akarnya

tim langit 7 Sabtu, 05 Agustus 2023 - 09:00 WIB
Politik Identitas Muncul Tiap Pemilu, Ternyata Ini Akarnya
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.
LANGIT7.ID, Jogjakarta- - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengatakan menjelang pemilihan umum (pemilu) 2024, politik identitas kerap menjadi pembicaraan. Sebagian orang melihat politik identitas dapat mendorong bahaya sipil bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan saat pidato kunci peluncuran buku prosiding G20 Religion Forum atau R20 Proceedings of the R20 International Summit of Religious Leaders di Balai Senat Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (4/8/2023).

"Seperti yang kita alami dalam pemilihan terakhir setidaknya dua kali pemilihan umum terakhir, adalah pengalaman yang sangat sangat buruk terkait dengan politik identitas. Orang menggunakan agama sebagai senjata untuk mendapatkan keuntungan, dukungan politik dan untuk saling menyerang satu sama lain," kata Gus Yahya dikutip dari NU Online, Sabtu (5/8/2023).

Menurutnya, persoalan ini memiliki akar yang sangat dalam pada ajaran agama itu sendiri. Para penganut agama, Islam misalnya, akan bertanya jika politik identitas itu tidak baik atau bahkan dilarang, lalu apakah tidak baik membawa agama ke ruang publik dan sosial.

"Karena membawa agama ke dalam politik sebenarnya berasal dari dorongan insting pemeluk agama untuk membawa agamanya ke ruang publik dan sosial," ucap Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Rembang, Jawa Tengah.

Sementara itu, tak sedikit pula yang mempercayai bahwa agama harus dibiarkan berada di ruang pribadi individu. Logika tersebut mengungkapkan seolah-olah ketika agama dibawa ke ruang publik akan menimbulkan persaingan antaragama.

"Saling bertarung memperebutkan dominasi ruang publik dan sosial. Hal semacam ini jelas bagi kita. Berbahaya membiarkan agama saling berebut untuk mendominasi ruang publik," kata dia.

Gus Yahya menyadari bahwa manusia adalah kelompok yang hidup dari agama yang berbeda dan hidup berdampingan satu sama lain. Agama hadir dan melahirkan peradaban.

"Kita melihat ke dalam sejarah manusia selama seribu tahun untuk melihat bagaimana agama memainkan peran kunci dalam kebangkitan setiap peradaban besar dunia. Momen kebangkitan peradaban agama memainkan peran vital," tuturnya.

Agama, terang dia, diberikan oleh Tuhan kepada umat manusia untuk mengembangkan Peradaban. Membangun peradaban berarti mengembangkan seluruh konstruksi sosial," ucapnya.

Di sisi lain, ia menyadari dinamika yang terjadi ketika agama diperalat untuk urusan politik. Hal ini menjadikan seolah-olah politik identitas hampir merupakan insting awal dari agama itu sendiri.

"Jadi, apa yang kita lakukan bagaimana kita bisa melestarikan fungsi agama? Kami melihat cara untuk terus menjunjung tinggi agama dan memberikan kontribusinya kepada masyarakat global. Tapi pada saat yang sama, kita harus mencegah agama menjadi masalah," tutur dia.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)